Home / DPRD Kapuas

Kamis, 4 November 2021 - 13:09 WIB

Pengadaan Tekon Kebijakan Strategis Pemkab Kapuas

Anggota DPRD Kapuas H Darwandie.

Anggota DPRD Kapuas H Darwandie.

KUALA KAPUAS, KaltengEkspres.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kapuas H Darwandie mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, agar mempertimbangkan kembali untuk mengurangi jumlah pegawai kontrak atau disebut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Pasalnya, kebijakan perekrutan P3K ini strategis bagi pemerintah daerah dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Kabupaten Kapuas.

“Pemkab Kapuas bisa mempertimbangkan anggaran yang disesuaikan dengan beban kerja yang diberikan kepada tenaga kontrak,”kata H Darwandie, Kamis (4/11/2021).

Legislator dari Dapil IIĀ  Kapuas ini menjelaskan, Tekon sangat dibutuhkan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik itu di Sekertariat Dewan, dan kantor dinas serta kantor Setda Pemkab Kapuas. Mengingat Tekon ini, merupakan tenaga prima yang diandalkan dalam rangka membantu setiap proses administrasi.

“Menurut saya, harus dilakukan pembinaan dan mempertahankan posisi tenaga tekon,jangan malah dilakukan pengerempengan dengan pemberhentian sepihak,jangan sampai terjadi,”ujarnya.

Baca Juga :  Dewan Dorong Pencairan DD di Kecamatan

Sebab kenapa lanjut Darwamdie, Tekon adalah masyarakat Kabupaten Kapuas yang saat ini memilih jalan hidupnya melalui pengabdian. Artinya dengan mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya sebagai tekon.

“Harus kah kita menganiaya mereka dengan memberhentikan? tidak mungkin oleh karena itu saya tidak sepakat ketika ada kebijakan dengan mengurangi pegawai dengan jumlah yang cukup besar,”tukasnya.

Baca Juga :  Dewan Apresiasi HUT Kapuas

Ia berharap kepada Pemkab Kapuas dan kebijakan politik di daerah jangan sampai ada niatan mengurangi pegawai kontrak bahkan diberhentikan.

“Kalau memang ada penyesuaian terkait dengan beban kerja tentu sebagai wakil rakyat sepakat saja. Bisa di istilah rasionalisasi beban kerja,silahkan saja, tetapi jangan sampai dipatok tekon di kurangi sampai 50 persen,berbahaya dan sangat menyakitkan ibarat pepatah habis manis sepah dibuang,”pungkasnya.(yan)

Share :

Baca Juga

DPRD Kapuas

Dewan Apresiasi Rencana Kenaikan Insentif Damang dan Mantir

DPRD Kapuas

Dewan Minta Jalan Desa Petak Batuah Segera Diperbaiki

DPRD Kapuas

DPRD Kapuas Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah di Yogyakarta

DPRD Kapuas

Setwan Kapuas Lepas ASN Purna Tugas

DPRD Kapuas

Yohanes : RKPD Harus Konsisten Dilaksanakan

DPRD Kapuas

Pilkades Serentak Diharapkan Berjalan Kondusif

DPRD Kapuas

Wabup Kapuas Terima Dokumen Rekomendasi LKPj Bupati

DPRD Kapuas

DPRD Kapuas Bakal Bentuk Pansus Raperda APBD 2021