



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ratusan massa yang tergabung dalam pasukan TBBR atau pasukan merah melakukan aksi unjuk rasa damai di depan pintu gerbang Polda Kalteng, Kamis (21/10/2021).
Aksi unjuk rasa damai ini, bertujuan untuk meminta Polda Kalteng agar menghadirkan 3 orang salah satunya Andreas Junaedy Apank Bontang agar meminta maaf atas postingannya di media sosial yang mereka anggap telah melecehkan pimpinannya.
Sebelum melakukan orasi, ratusan massa ini melakukan ritual adat di depan pintu gerbang Polda Kalteng. Para pengunjuk rasa meminta Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo sebagai negosiator untuk hadir menemui mereka. Karena mereka menyebut, sebelumnya laporan terkait dugaan penghinaan terhadap organisasi TBBR telah dilayangkan di Polda Kalteng.
Akhirnya Wakapolda Kalteng Brigjen Ida Oetari Poernamasasi mewakili Kapolda Irjen Dedi Prasetyo menemui para pendemo.
Wakil Ketua TBBR DPW Kalteng, Kimang Damai mengatakan, aksi damai ini untuk menuntut keadilan atas dugaan penghinaan yang dilakukan oleh 3 orang salah satunya Andreas Junaedy Apank, terhadap pimpinan dan juga organisasi mereka.
Setelah dimediasi Polda Kalteng, dengan mempertemukan Andreas Junaedy Apank Bontang dengan perwakilan TBBR DPW Kalteng yang langsung dihadiri Wakil Ketua Kimang, akhirnya aksi unjuk rasa ini berjalan aman, ratusan massa akhirnya membubarkan diri.
“Setelah diskusi tadi, kita berharap karena yang bersangkutan telah meminta maaf, maka kejadian serupa tidak terulang lagi. Sesama ormas di Kalteng seharusnya saling bergandengan, karena kami juga cinta damai,”ucapnya. (as/hm)