Home / Lintas Kalimantan

Jumat, 19 Februari 2021 - 18:17 WIB

Koalisi Korban Banjir Kalsel Sampaikan Petisi ke Jokowi

BANJARMASIN,KaltengEkspres.com –Bencana banjir besar di Kalsel yang meluluhlantakkan berbagai bangunan dan infrastruktur serta pemukiman warga juga merusak sumber mata pencaharian rakyat berupa sawah dan kebun menjadi tuntutan rakyat pada pemerintah khususnya pada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sebagaimana isi petisi yang ada di situsĀ  http://change.org/BanjirKalsel.

Koalisi Rakyat Korban Banjir Kalimantan Selatan memulai petisi ini kepada Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia) Kehidupan Lia, seorang anak perempuan Dayak berumur 6 tahun asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan, berubah ketika banjir bandang menerjang rumahnya. Kedua orang tua serta kakaknya meninggal dunia karena banjir dan longsor, meninggalkan Lia sebatang kara.

Kejadian pilu ini tidak hanya dialami oleh Lia. Masih banyak orang lain yang kehilangan keluarga mereka, pekerjaan mereka, dan kehidupan mereka karena banjir bandang yang melanda Kalimantan Selatan bulan lalu.

“Kita semua tahu, banjir yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh hujan lebat yang katanya datang seratus tahun sekali. Ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi, termasuk faktor rusaknya lingkungan hidup di Kalimantan Selatan,”

Ratusan hektar hutan dibuka, dihancurkan untuk dijadikan tambang batubara, perkebunan sawit, dan industri ekstraktif lainnya. Semua izin seakan diobral oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, tanpa mempedulikan dampaknya bagi lingkungan. Di tahun 2020, misalnya, Pak Gubernur melalui Kepala Dinas Kehutanan memerintahkan membuka 17.000 hektar kawasan hutan untuk dijadikan lahan sawit.

Baca Juga :  H Difriadi Hadiri Silaturahami Bersama Ulama danTokoh Masyarakat Banjarbaru Selatan

Kini, ketika semua terendam oleh banjir, bukannya mengakui bahwa kerusakan lingkungan sebagai penyebab utama banjir, ia malah bersikeras bahwa penyebab utamanya adalah iklim dan curah hujan.

Padahal ternyata, akibatnya fatal sekali, bukan? Kita sekarang sudah melihatnya sendiri. Ratusan rumah terendam air, ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Ribuan orang mengungsi di tenda tenda darurat, di atas jembatan, di masjid dan sekolahan. Ratusan orang terpisah dari keluarga. Termasuk Lia kecil yang jadi korban menjadi yatim piatu dalam hitungan jam.

Belum lagi kerugian karena hancurnya akses jalan dan jembatan dan terhambatnya arus logistik karena truk-truk jatuh bergelimpangan melalui jalanan rusak, menyebabkan kemacetan panjang arus logistik ke daerah. Akibatnya? Sembako dan logistik dari pasar umum habis.

Oleh karena itu, kami membuat petisi ini dan meminta Presiden Joko Widodo untuk perintahkan Menteri LHK, Jaksa Agung, POLRI untuk melakukan investigasi dugaan pelanggaran aktivitas pertambangan batu bara, perkebunan sawit dan industri ekstraktif lainnya yang mengakibatkan banjir di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Dukung Haji Denny, Puluhan Taksi Angkot Banjarmasin Pasang Stiker

Kejadian yang dialami Lia tidak boleh terjadi lagi. Kita tidak boleh membiarkan obral izin untuk membuka ratusan bahkan ribuan hektar hutan untuk dijadikan tambang dan perkebunan sawit dan membuat anak perempuan lainnya kehilangan orang-orang yang dicintainya.

Salam, Koalisi Rakyat Korban Banjir Kalimantan Selatan

Demikian bunyi petisi tersebut dan mendapat tanggapan serta respon positif terlihat dengan banyaknya orang yang ikut menandatangani petisi tersebut dan memberikan komentar dukungan.

Petisi secara online yang baru dibuat ini sudah ditandatangani oleh sebanyak 424 orang pada Jumat (19/2/2021) pukul 14:00 Wita.

Petisi ini digagas oleh Koalisi Rakyat Korban Banjir Kalimantan Selatan sebagai bentuk keprihatinan mendalam atas bencana banjir Kalsel yang terkesan dianggap sebagai kejadian bencana alam biasa dan bukan sebuah bencana ekologis yang diciptakan akibat kebijakan yang salah dan tingkah laku segelintir orang yang tidak perduli kepada keberlangsungan lingkungan.(yan/rif).

Share :

Baca Juga

Lintas Kalimantan

Asosiasi Sales Indonesia (ASI) Kalsel Dukung Haji Denny-Difri

Lintas Kalimantan

H Denny : Saya Terbiasa Sudah Berhadapan Dengan Zombie Hukum

Lintas Kalimantan

Srikandi Banua Tabalong dan Balangan Terbentuk dan Dilantik

Lintas Kalimantan

Haji Denny Silaturahmi ke Ponpes Darussalam Martapura

Lintas Kalimantan

Pengurus dan Anggota Srikandi Banua Lakukan Kunjungan Ke Batola

Lintas Kalimantan

Relawan Pemilu Bersih Haji Denny Gelar Pembekalan

Lintas Kalimantan

Sosialisasikan Haji Denny, GEEMA Adakan Warung Murah

Featured

KPU Kalteng Targetkan 79 Persen Partisipasi Pemilih
error: Content is protected !!