Home / Kotim

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:00 WIB

Puskesmas Baamang Targetkan 32 Ribu Warga Divaksin

Petugas medis Pukesmas Baamang 1 saat simulasi pemberian suntik vaksin, Selasa (19/1).

Petugas medis Pukesmas Baamang 1 saat simulasi pemberian suntik vaksin, Selasa (19/1).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Puskesmas Baamang 1 menargetkan sebanyak 32 ribu sasaran untuk usia 18-59 tahun, disuntik vaksin covid-19.  Kendati demikian, tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin, karena ada beberapa syarat yang tidak memperbolehkan.

“Seperti ada penyakit Hipertensi, kecing manis, jantung, ginjal dan asma, itu adalah kategori yang tidak bisa mendapatkan suntikan vaksin covid-19,”ungkap Kepala Puskesmas Baamang 1 Supriadi kepada awak media, Selasa (19/1/2021).

Supriadi juga mengajak masyarakat agar tidak perlu takut dengan vaksin covid-19, serta tidak mudah percaya dengan informasi hoax yang menyebut vaksin tersebut berbahaya.  Sebab, vaksin ini tidak berbahaya bagi masyarakat.

Perlu diketahui, lanjut dia, vaksin tahap pertama ini ada beberapa proses yang dilelalui sebelum warga tersebut disuntik vaksin.

Baca Juga :  Sikat Narkoba Edukasi ke RT-RT

“Yakni saat memasuki lokasi feskes, pasien wajib mengenakan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan. Kemudian pasien bisa masuk menuju pelayanan pendaftaran di meja satu, dengan menunjukan sms bahwa terdaftar sebagai peserta yang menerima vaksin,”ujarnya.

Setelah didaftar, pasien diarahkan ke meja 2 yakni proses screening, dengan diperiksa petugas medis seperti tekanan darah dan lainnya, disini hasilnya akan ditentukan oleh dokter yang memeriksa apakah layak dilakukan imunisasi covid-19, apakah tidak.

Jika lolos, selanjutnya pasien diarahkan menuju meja tiga ke dalam ruangan imunisasi untuk melakulan penyuntikan vaksin oleh petugas, sesudah itu pasien akan menuju meja empat yang memberikan hasil serta surat pemberitahuan jadwal kapan kembali dilakukan penyuntikan vasin lagi.

Baca Juga :  Ikut Cegah Peredaran Narkoba, Sikat Narkoba Sosialisasi ke Sekolah

Namun sebelum diperbolehkan pulang, terlebih dulu pasien wajib di observasi selama 15 menit, dengan diawasi tim medis guna mengetahui kondisi pasien terhadap reaksi vaksin tersebut.

Feskes sendiri telah menyiapkan tenaga kesehatan di observasi tersebut, sehingga jika terjadi hal yang tak diinginkan akan langsung ditangani tenaga medis.

“Mudah-mudahan dengan simulasi ini, masyarakat akan mengerti lebih jelas tentang bagaimana alurnya. Kedepannya masyaralat lebih mengerti dan jelas bagaimana mendapatkan vaksin.covid-19,” katanya

“Untuk tahap pertama pemberian vaksin akan dilakukan pada tenaga kesehatan, dan Puskesmas Baamang 1 akan melayani vaksinasi dengan sasaran sebanyak 62 orang yang mendapatkan imunisasi,”tambahnya. (by)

 

Share :

Baca Juga

Kotim

Pencuri Sepeda Motor Diringkus Polisi 

Kotim

Pemuda Gangguan Jiwa Hebohkan Warga Sampit

Kotim

Pemuda Baamang OD Tepi Jalan

Kotim

Wanita Berusia 40 Tahun di Desa Pelantaran Ditemukan Tewas

Kotim

Lakatunggal, Dua Remaja Terkapar, Satu Tewas di TKP

Kotim

Jual Sabu, Bos Travel Diringkus Polisi

Kotim

Edar 300 Butir Zenith, Dua Warga Baamang Tengah Diringkus Polisi

Kotim

Buseett!! Dua Truk Ini Nyaris Menyeludupkan Jutaan Butir Zenith