



PULANG PISAU, KaltengEkspres.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau, Saripudin turut angkat bicara terkait informasi tentang penularan covid-19 dari perjalanan dinas yang dilakukan pihaknya bersama sejumlah ASN lainnya ke Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Dia menegaskan, adanya kekeliruan terkait informasi yang beredar diluaran.
Saripudin membenarkan terkait perjalanan dinas yang dilakukan dirinya bersama sejumlah ASN Pemkab Pulang Pisau ke Kabupaten Kobar. Perjalanan dinas saat itu dilakukan dalam rangka studi banding terkait penerapan Tunjangan Kinerja (Tukin).
“Benar sejumlah ASN positif covid-19 usai perjalanan dinas. Tetapi mereka tidak terpapar di Kobar. Informasi itu kurang tepat,” kata Saripudin, Rabu, 27 Januari 2021.
Sekda menjelaskan, rombongan yang berangkat ke Kobar itu sebagian menggunakan bus. Di dalam bus itu, ada salah seorang peserta dari salah satu instansi yang tengah menjalani swab.
“Saat ikut itu, kami sama sekali tidak tahu bahwa yang bersangkutan ini hasil swabnya belum keluar. Sementara menurut informasi istri dan anaknya sudah dinyatakan positif covid-19,” jelas Sekda.
Lanjut Saripudin, setelah hasil swab itu keluar ternyata yang bersangkutan ini juga positif covid-19. Bahkan, temannya diinstansi tempat dia bekerja juga ada beberapa yang ikut positif.
“Seandainya kami tahu yang bersangkutan telah diswab dan hasilnya belum keluar, tentu kami tak akan memberikan izin yang bersangkutan untuk ikut,” ucap dia.
Saripudin menegaskan, instansi tempat yang bersangkutan bekerja saat ini juga telah ditutup beberapa hari dan pekerjaan sementara dilakukan dari rumah masing-masing. Semua yang melakukan kontak dengan yang bersangkutan juga telah dilakukan pemeriksaan.
“Saya merasa tak enak dengan pihak yang menerima kunjungan kerja kami di Kobar kemarin. Saya meminta maaf dan ini tentu menjadi pembelajaran bagi kami agar lebih meningkatkan kewaspadaan,” tandasnya. (dar)