




KASONGAN, KaltengEkspres.com– Kabupaten Katingan saat ini sedang siaga banjir. Pasalnya, sejumlah kecamatan sudah direndam banjir dengan ketinggian berpariasi. Berdasarkan data dari alat pantau di Dermaga UPTD LLASDP Ujung Hurung ketinggian air naik mencapai 4,5 meter dari debit ar permukaan sungai.
“Kondisi saat ini siaga banjir, untuk beberapa lokasi yang memang daerah rendah disiagakan personel untuk pemantauan dan hal lainnya jika diperlukan. ” kata Kalaksa BPBD Katingan Eka Suryadilaga kepada KaltengEkspres.com, Jumat (11/9/2020) melalui via What App.
Menurut dia, pantauan pihak BPBD Katingan, terdampak cukup parah di Kecamatan Pulau Malan yang terdiri 11 desa yang mana sebelumnya terjadi banjir mengakibatkan terendamnya rumah masyarakat. Saat ini debit air di kecamatan tersebut sudah berangsur surut.
Yakni dari sebelumnya sekitar 200 rumah lebih tergenang luapan air sungai katingan dengan ketinggian air -+ 1 M malam ini sudah turun sekitar 30 sampai 60 cm dari permukaan tanah.
Sementara di Kecamatan Katingan Tengah, terdiri 2 desa dan 1 kelurahan yang mana sebelumnya terjadi banjir yang mengakibatkan terendamnya rumah masyarakat sebagai berikut,
Debit air di kecamatan ini sudah berangsur surut. Untuk debit air yang mana sebelumnya sekitar 484 rumah 3 unit rumah ibadah dan 2 unit sekolah tergenang luapan air sungai katingan dengan ketinggian air -+ 5 s/d 8 cm malam ini sudah turun.
Sementara di Kecamatan Tewang Sanggalang Garing sebagai berikut, menenggelamkan 254 rumah dan Jalan Raya Desa Tumbamg Manyangen, Teluk buah sepanjang 500 meter air mgenangi dengan ke tinggian air 20 – 70 cm.
Sedangkan di Kecamatan Katingan Hilir diantaranya di Kelurahan Kasongan Lama, ada 37 rumah tenggelam dan di Kelurahan Kasongan Baru terdapat 71 rumah.
“BPBD secara kedinasan, selain kegiatan rutin melayani masyarakat yang terdampak banjir khususnya membantu kelancaran arus manusia dan barang BPBD mempersiapkan tim khusus penanganan banjir dan pengaktifan posko banjir.”ujarnya.
Sementara Bupati Katingan Sakariyas disela perjalanan kegiatan pelantikan BPD di Kecamatan Pulau Malan dan Kecamatan Sanaman Mantikei juga ikut memantau perkembangan banjir dan memberikan arahan agar penanganan banjir dapat terpadu dan fokus sehingga masyarakat dapat terlayani dengan maksimal.(MI)