Home / Metro Palangka Raya

Rabu, 8 Juli 2020 - 15:21 WIB

KPU Palangka Raya dan Badan Adhock di Rapid Test

Ketua KPU Kota Palangka Raya Ngismatul Choiriyah pada saat dilakukan Rapid Test, Rabu (8/7).

Ketua KPU Kota Palangka Raya Ngismatul Choiriyah pada saat dilakukan Rapid Test, Rabu (8/7).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – KPU Kota Palangka Raya menggelar rapid test massal dalam menindaklanjuti protol penanganan covid-19 yang kini sedang mewabah. Rapid test ini dilaksaanakan guna meyakinkan masyarakat bahwa penyelenggara pilkada bebas dari covid-19.

Ketua KPU Palangka Raya, Ngismatul Choiriyah, mengatakan, pelaksanaan rapid test didahului oleh KPU Palangka Raya beserta sekretariat berjumlah 38 orang di kantor KPU Palangka Raya, Jalan Tangkasiang, Senin (6/7/20) kemarin.

Kemudian dilanjutkan kepada badan adhock seperti PPK, PPS dan calon PPDP di lima kecamatan. Untuk Selasa (7/7/20), pelaksanaan rapid tes berlangsung untuk Kecamatan Jekan Raya, Pahandut dan Sabangau.

Baca Juga :  Menteri LHK RI Beri Penghormatan Terakhir

Adapun untuk Kecamatan Sabangau berjumlah 44 orang, Kecamatan Jekan Raya 352 orang dan Kecamatan Pahandut berjumlah 258 orang. Jumlah calon PPDP se-Palangka Raya yang nantinya menjalani rapid test berjumlah 621 orang.

“Rapid test ini adalah awal sebelum penetapan PPDP oleh PPS. PPDP dipilih oleh PPS bersama ketua RT setempat yang akan bekerja mencoklit masyarakat.” kata Ngismatul Choiriyah, Rabu (8/7/20)

Ia menjelaskan, bahwa PPDP nantinya akan dilantik pada 14 Juli 2020 dan mulai bekerja keesokan harinya hingga satu bulan kedepan. Biaya rapid tes diambil dari APBN KPU Pusat bekerjasama dengan RS Bhayangkara dan RS TNI AD.

Baca Juga :  Polisi Diminta Usut Insiden Pembakaran Sepeda Motor di depan Kantor PDIP Kalteng

“Pelaksanaan rapid tes di Jekan Raya dan Sabangau berlangsung di aula kecamatan, sedangkan untuk Jekan Raya berada di RS TNI AD.”ujarnya.

Jika nantinya ada calon PPDP yang reaktif usai rapid tes, maka akan diusulkan untuk diganti. Hal ini guna menjamin lancarnya proses pencoklitan. Selanjutnya PPDP akan dibagikan Alat Pelindung Diri (APD) seperti pelindung wajah, masker, sarung tangan dan buku harian yang akan dibawa ke lapangan saat bekerja.

“Kendala kita ada beberapa calon PPDP yang menolak rapid tes. Solusinya kita ganti.” tandasnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Janda Anak Dua Disekap Pria Misterius Selama Tiga Hari

Metro Palangka Raya

Napi Lapas Palangka Raya Ini Tipu Puluhan TKW Capai Rp 500 Juta

Metro Palangka Raya

Putus Cinta, Mahasiswa Coba Bunuh DiriĀ 

Metro Palangka Raya

Di Kalteng 12 Negatif Virus Corona 3 Dalam Perawatan

DPRD Kota

Dewan Kota Dikunjungi DPRD Surakarta dan Ponorogo

DPRD Kota

Dewan Minta Pemko Perhatikan TSAK

DPRD Kota

Dewan Dorong Pemko Tindaklanjuti Rekom BPK RI

Metro Palangka Raya

Dewan Kota Apresiasi Bantuan 150 Ekor Sapi Pemko Palangka Raya
error: Content is protected !!