Home / Kobar

Rabu, 3 Juni 2020 - 14:53 WIB

Selama Pandemi Covid-19, Stok Darah di PMI Kobar Berkurang

Petugas PMI Kobar saat mengambil darah warga yang mendonor Rabu (3/6).

Petugas PMI Kobar saat mengambil darah warga yang mendonor Rabu (3/6).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com Stok darah di unit transfusi darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kobar mulai menipis, selama pandemi covid 19 ini berlangsung.  Menipisnya stok darah tersebut disebabkan donasi darah di PMI Kobar mulai menerun. Ditambah lagi PMI Kobar tidak lagi melaksanakan mobile unit ( MU)  di luar gedung, selama pandemi ini.

Stafa UTD PMI Kobar Ambarwari mengatakan, sebelum terjadi pandemi PMI setempat selalu bekerjasama dengan beberapa perusahaan swasta dan instansi pemerintah, serta tempat umum untuk melakukan aksi donor darah. Hasil donor darah tersebut, sesuai jumlah kebutuham darah setiap bulan di rumah sakit yang mencapai 350 kantong darah.

Baca Juga :  Rumah Kosong Eks Kantor PT Ujung Timur Terbakar

“Saat ini stok hanya menyisakan 51 kantong. Karena itu kami mulai menyusun strategi selama musim pandemi dengan cara mewajibkan donor darah pengganti dari  keluarga pasien yang membutuhkan darah terutama yang memiliki keluarga yang ada di kota pangkalan bun sehinga nantinya darah tersebut dapat di gunakan untuk pasien lainnya,”katanya.

Baca Juga :  Pasca Pemilu, Polres Kobar Deklarasi Situasi Kondusif

Akibat mulai menipisnya stok darah ini, maka berdampak dengan menurunnya stok darah bagi bank darah di RSUD Imanuddin dan RSUD Lamandau. (wir)

Share :

Baca Juga

Kobar

Naas..Pelajar Tewas Ditabrak Lari

Kobar

Janjikan Korban Bisa Datangkan Emas dari Alam Gaib, Dukun Palsu Dibekuk Polisi

Kobar

Simpan Sabu, Dua Warga Kobar Diringkus Polisi

Kobar

Kobar Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kalteng 2022

Kobar

Polres Kobar Awasi Karhutla Enam Kecamatan

Kobar

Polisi Tangkap Penjual Ribuan Botol Miras

Kobar

Tragis!! Seorang Anak di Kobar Tewas Tenggelam Saat Berenang di Kolam Renang

Kobar

Diumpan Pesanan, Bandar Sabu Ini Berhasil Dibekuk Polisi
error: Content is protected !!