Home / DPRD Provinsi Kalteng

Selasa, 2 Juni 2020 - 12:41 WIB

Pemerintah Diminta Petakan Kawasan Rawan DBD

Ketua Komisi C DPRD Kalteng Duwel Rawing. Foto : ra

Ketua Komisi C DPRD Kalteng Duwel Rawing. Foto : ra

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Memasuki musim penghujan di Kalimantan Tengah (Kalteng), Ketua Komisi III DPRD Kalteng Duwel Rawing, meminta kepada pemerintah provinsi untuk memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi rawan terjadinya peningkatan kasus DBD. Dengan mengintensifkan upaya antisipasi dan pencegahan, hal tersebut dinilai dapat menekan angka kasus DBD di Kalteng.

“Hal tersebut sebagai upaya deteksi dini sebelum terjadinya wabah. Dengan mengintensipkan upaya antisipasi dan pencegahan, saya pikir itu akan meminimalisir adanya peningkatan kasus DBD,” kata Duwel Rawing, Selasa (2/6/2020)

Baca Juga :  UMK Harus Menyesuaikan Kondisi Daerah

Lebih lanjut dijelaskan, selain memetakan sejumlah wilayah rawan terjadinya wabah DBD, pihaknya juga menyarankan kepada pemerintah agar dapat memberikan bantuan berupa bubuk pembunuh nyamuk (Abate) kepada warga yang daerahnya menjadi rawan terjadinya wabah DBD. Pasalnya, jika hanya mengandalkan fogging, hal tersebut dinilai kurang efektif dalam memberantas nyamuk Aedes Aegypti.

“Fogging itu kan hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Sedangkan jentik nyamuk yang berada di genangan air kan masih hidup. Untuk itu, pemerintah perlu membagikan bubuk abate kepada warga,” ucapnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

DPRD Provinsi Kalteng

Warga Montalat Harapkan Penambahan Kuota RaskinĀ 

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Optimis Raperda Penanggulangan Bencana Segera Selesai

DPRD Provinsi Kalteng

Warga Pepas Sampaikan Beberapa Usulan kepada Anggota DPRD Kalteng

DPRD Provinsi Kalteng

Siapkan Raperda Perlindungan Cagar Budaya, DPRD Kalteng Kunker ke Riau

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Minta Pemerintah Siapkan Sembako Bagi Masyarakat Pelosok Desa

DPRD Provinsi Kalteng

Pantau Harga Sembako Jelang Nataru

DPRD Provinsi Kalteng

Guru Daerah Pelosok Butuh Perhatian Pemerintah

DPRD Provinsi Kalteng

Masyarakat Keluhkan Keterlambatan Pengiriman Pupuk Bersubsidi