Home / DPRD Kota

Sabtu, 6 Juni 2020 - 15:20 WIB

Dewan Minta Perusahaan Taati Aturan Pemerintah

Wakil Ketua I DPRD kota Palangka Raya Wahid Yusuf. Foto : Ra

Wakil Ketua I DPRD kota Palangka Raya Wahid Yusuf. Foto : Ra

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Sebanyak 29 orang pekerja yang dikirim oleh salah satu perusahaan asal Pulau Jawa untuk bekerja sebagai buruh kasar di Kota Palangka Raya, berhasil dicegah oleh para petugas di pos lintas batas jalan Trans Kalimantan perbatasan Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau, pada Jum’at (5/6/2020), mendapat tanggapan dari Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf.

Dirinya mengaku kecewa terhadap perusahaan yang nekat melanggar aturan dari pemerintah. Pasalnya, dalam kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Palangka Raya saat ini, pemerintah justru membatasi akses masyarakat dalam kota yang ingin keluar masuk Kota Palangka Raya, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun yang terjadi, perusahaan tersebut dengan sengaja mengirimkan para pekerja ke Kota Palangka Raya.

Baca Juga :  Dewan Siap Bantu Sekolah dalam Pelaksanaan UNBK

“Ada sedikit kecewa karena kita saja menghindari orang yang masuk dari dalam pulau, ini malah ada orang yang dari luar pulau masuk. Menurut saya ditahan dulu lah untuk memasukkan orang dari luar pulau, karena kita harus menjaga kota kita sendiri yaitu kota Palangkaraya yang kita cintai, agar Pandemi ini dapat cepat berakhir,” kata Wahid Yusuf saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (6/5/2020).

Lebih lanjut dikatakan Wahid, pihaknya menerima laporan jika para petugas di pos lintas batas menemukan adanya kejanggalan terhadap dokumen kesehatan yang dibawa oleh para pekerja tersebut. Seperti dokumen yang dibawa bukan merupakan dokumen asli, melainkan hasil scan. Hal tersebut dinilai hanya akan memperparah kondisi Pandemi di Kota Palangka Raya, serta harus mendapat tindakan tegas.

Baca Juga :  Dewan Minta SPPT Harus Sampai ke Pemilik Objek Pajak

“Kalau mau masuk, dengan protokol kesehatan atau surat-surat lengkap tidak masalah. Ini kan yang saya tahu, ada laporan di lapangan, bahwa para petugas menemukan adanya kejanggalan dalam surat yang dibawa mereka. Itu kan dokumennya ada yg scan,” ucapnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota

Dewan Minta Pedagang Peduli Kebersihan Lingkungan Usaha

DPRD Kota

Tiga Buah Raperda Inisiatif Dewan Hampir Rampung

DPRD Kota

Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan Saat Pencoblosan

DPRD Kota

Dewan Kota Terima Kunker DPRD Kota Banjarmasin

DPRD Kota

Dewan Kota Minta Insentif RT/RW Tak Disamakan dengan Daerah Lain

DPRD Kota

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kesadaran Membuang Sampah

DPRD Kota

Dewan Kota Dukung Operasi Pekat Selama Ramadan

DPRD Kota

Tahun Ini, DPRD Kota Bahas 11 Raperda Inisiatif