Home / Pulang Pisau

Sabtu, 27 Juni 2020 - 16:27 WIB

Bupati Berharap Program Ketahanan Pangan Dijadikan Peluang

Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.

Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.

PULANG PISAU, KaltengEkspres.com – Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo mengungkapkan, bahwa program ketahanan pangan (food estate) yang bakal diberlakukan pemerintah pusat di Pulang Pisau bisa dijadikan sebagai peluang bagi masyarakat Kabupaten Pulang Pisau.

Karena itu, ia mengimbau sebanyak kurang lebih 132 ribu penduduk Kabupaten Pulang ini diharapkan mendapatkan kesempatan untuk memanfaatkan peluang tersebut supaya dapat meningkatkan ekonomi disektor usaha perkebunan atau pertaniannya.

Baca Juga :  Kesal Diungkit Masa Lalunya, Gelas Kaca Melayang ke Kepala

“Yang pasti kita menyambut baik bahwa Pulang Pisau ini dijadikan tempat untuk pengembangan potensi optimalisasi lahan pertanian. Harapannya dengan adanya peluang tersebut, masyarakat yang ada di Kabupaten Pulang Pisau dapat dilibatkan,”ungkap Bupati.

Sebagaimana diketahui Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas menjadi wilayah pengembangan food estate yang merupakan program dari Pemerintah Pusat.

Dalam rangka kegiatan tersebut, pemerintah akan melakukan optimalisasi lahan pertanian agar semua benar-benar eksis dan berproduksi menghadapi pertanian modern di Kalteng. Dalam optimalisasi lahan tersebut pada tahap awal Pulang Pisau mendapat jatah 10 hektar, sedangkan Kapuas 20 hektar, dari total luas lahan seluruhnya yang ditargetkan 30 hektar di Kalteng.  (din)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Bangunan SDN Ini Rusak, Pemerintah Kemana ?

Pulang Pisau

Gudang Obat Nyaris Berkobar

Metro Palangka Raya

Diseret Arus, Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam 

Pulang Pisau

Kajari Imbau Masyarakat Jangan Golput

Pulang Pisau

Pemuda Pulang Pisau Tewas Usai Keracunan Minuman Oplosan

Pulang Pisau

Bupati Sampaikan Pidato Terkait Raperda LPj APBD 2019

Pulang Pisau

Pemkab Pulang Pisau Distribusikan Bantuan ke Warga Desa Mantaren II

Pulang Pisau

Keroyok Teman, Dua Pemuda Pulpis Diringkus Polisi