Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 28 Mei 2020 - 17:11 WIB

Ternyata Sabu 500 Gram Dipasok Acong dari Kalbar

PALANGKA RAYA,KaltengEkspres.com – Keberhasilan jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng menangkap kurir sabu bernama Pongo alias Acong yang kedapatan membawa sabu seberat 500 gram, Rabu (27/5/2020) sore patut diapresiasi. Pasalnya, nyaris saja diedarkan di wilayah Palangka Raya dan Sampit Kabupaten Kotim.

Hasil dari interogasi terhadap tersangka barang haram tersebut berasal dari Provinsi Kalimantan Barat masuk Kalimantan Tengah melewati Jalan Lamandau.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Dikarunia Seorang Putri

Dirnarkoba Kombes Pol Bonny Djianto dengan didampingi Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pelaku ini berencana akan mengedarkan sabu asal Kalbar tersebut didua wilayah yakni Kota Palangka Raya dan Sampit.

“Tersangka ini sudah kita pantau mulai dari Sampit dan berhasil diamankan di Kota Palangka Raya pada,Rabu (27/5/2020) kemarin,”kata Kombes Pol Bonny Djianto saat press release, Kamis (28/5/2020) Siang.

Baca Juga :  Wagub Hadiri Anniversary Grab

Untuk saat ini tersangka bersama beberapa barang bukti berupa sabu, handphone dan mobil sudah diamankan di Polda Kalteng.

“Tersangka kita terapkan dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya minimal 6 tahun maksal 20 tahun,”tegas Bonny. (am)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota

Cegah Corona, Dewan Ajak Masyarakat Budayakan Pola Hidup Sehat

Metro Palangka Raya

Duel Berdarah Dua Pedagang, Satu Orang Tumbang Dibacok

Metro Palangka Raya

Tiga ABG Diciduk Polisi Saat Asyik Ngelem

Metro Palangka Raya

Dalami Pencemaran Limbah, Kantor BLH Kalteng Digeledah KPK

Metro Palangka Raya

Ada Apa? Ketum Partai Demokrat AHY Kunjungi Kalteng

Hukum Kriminal

Mayat Mengapung di Sungai Kahayan Pegawai Pengadilan Tinggi Kalteng

Metro Palangka Raya

Pantau Harga Sembako, Mendag RI Tinjau Pasar Besar Palangka Raya

Metro Palangka Raya

Asyik Pesta Miras, Lima Pria Diciduk PolisiĀ 
error: Content is protected !!