



Buntok,KaltengEkspres.com – Komisi III DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pekerjaan 7 proyek multiyears dan beberapa proyek lainnya yang ada di daerah itu.
“Hari ini kita telah melaksanakan RDP dengan Dinas PUPR terkait terkait pekerjaan 7 proyek multiyears dan beberapa proyek lainnya yang ada di daerah,” kata Ketua Komisi II DPRD Barsel Ensilawatika Wijaya kepada Kalteng Ekspres.com usai RDP di Kantor Dewan Senin (11/5/2020).
Ia membeberkan, dama tersebut pula pihaknya meminta kejelasan pekerjaan proyek multiyears, sampai dimana kemajuannya dan berapa dana yang telah dislurkan untuk proyek tersebut.
“Dada tersebut nantinya akan kami lanjutkan dengan turun langsung kelapangan untuk melihat apakah pekerjaan tersebut sesuai atau tidak dangan laporan yang telah disamapaikan oleh pihak dinas PUPR,” kata Ensila.
Dijelaskan politisi PDIP Barsel itu, sampai hari ini, laporan masyarakat, pekerjaan proyek multiyears di Barsel, sepertinya mati atau dalam arti tidak ada kegiatan, padahal tahun ini merupakan tahun terakhir.
“Tapi dinas PUPR dalam RDP ini menjelaskan bahwa pekerjaan saat ini tidak bisa dikerjakan karena alasan Banjir dan sebagainya, dan mereka berjanji pekerjaan akan selesai pada waktunya,” jelasnya.
Masih dikatakan Ensila, adapun masalah lain terkait kegiatan – kegiatan akibat rasionalisasi anggran, maka komisi II menginginkan agar datanya bisa disampaikan terkait proyek mana saja yang terhapus atau dirasionalisasi agar pihaknya mengetahuinya.
“Hal ini supaya sesuai tupoksi dewan, yaitu pengawasan, sehingga bisa menyampaikan kembali ke masyarakat,” kayanya.
Ditempat yang sama PLT Kadis PUPR Barsel Ita Minarni menjelaskan dari pekerjaan 7 proyek Multi Years tersebut ada di Desa Baru, Desa Teluk Telaga, Jalan Mayor Pithel, Jalan Pendang, Reong, Jalan Godfried Tumang dan Kelurahan Bangkuang, dan Jembatan IHI Jembatan Pendang.
Sedangkan progres proyek multiyears di Desa Baru progresnya 60,67 persen yang dibayarkan 40 persen, Jalan kearah Desa Teluk Telaga dengan progres 40 persen, Jalan Mayor Pithel 75,11 persen dibayarkan 70 persen, Jalan Pendang – Reong 96 persen, pembayaran 80 persen.
“Sementara Jalan Godfried Tumang dan Kelurahan Bingkuang progres 60 persen, dan 50 persen pembayaran. Jembatan IHI Jalan Pendang, progres 70 persen, dibayarkan 50 persen,” tandasnya. (rif).