Home / Barito

Senin, 20 April 2020 - 14:28 WIB

Zona Merah, Pemkab Barut Rancang Surat Edaran Ketat  

Bupati Nadalsyah saat menggelar jumpa pers, Senin (20/4/2020). Foto : eni

Bupati Nadalsyah saat menggelar jumpa pers, Senin (20/4/2020). Foto : eni

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Dinyatakan masuk zona merah lantaran 3 warganya positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) segera mengambil langkah-langkah konkrit.

Tujuannya tak lain agar wabah corona tidak menyebar luas, serta masyarakat bisa ikut andil dalam memutus mata rantai. Langkah Pemkab Barut, akan membuat surat edaran ketat dan tegas. Hal ini disampaikan Bupati Barut, Nadalsyah saat menggelar jumpa pers, Senin(20/4/2020) pagi.

“Hari ini juga kami akan rapat bersama tim gugus tugas, dan akan membuat surat edaran yang lebih keras dan tegas. Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” ujar Koyem panggilan akrab Nadalsyah.

Baca Juga :  Naas! Diseret Arus Deras Sungai, Warga Barut Hilang Tenggelam

Terkait, 3 warga Barut yang dinyatakan positif Covid-19, Pemkab dan gugus tugas, kata Nadalsyah sudah mengambil langkah. Antara lain, dengan melakukan pemeriksaan kepada seluruh keluarga mereka, dan hasilnya pun negatif. Pantauan ketat dan pemeriksaan berulang-ulang juga dilakukan terhadap teman-teman klaster Gowa.

“Semua hasil pemeriksaan negatif, namun kami tidak bisa mempercayai begitu saja, tetap meminta mereka isolasi diri di rumah masing-masing. Mereka juga diberi pengertian dan syukur Alhamdulillah semua koperatif,” terangnya.

Koyem yang didampingi, Wakil Bupati Sugianto Panala, Ketua Gugus Tugas Jainal Abidin dan Direktur RSUD Muara Teweh, Dwi Agus Setijowati saat jumpa pers juga menambahkan, pasien rujukan dari Murung Raya ada sebanyak 4 (empat) orang. Tiga diantaranya OTG (orang tanpa gejala) sudah dikembalikan ke RSUD Puruk Cahu.

Baca Juga :  Laka Beruntun Empat Kendaraan Nyaris Rengut Korban Jiwa

Sedang 1 (satu) orang dengan status PDP (pasien dalam pengawasan) masih dirawat inap di ruang Matahari RSUD Muara Teweh.

“Pasein tersebut sudah diambil sampel SWAB termasuk dua pasien dari Barito Utara. Sampel itu sudah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi,” tukasnya. (eni)

Share :

Baca Juga

Barito

Disnakertrans Barsel Lakukan MOU Dengan BPJS

Barito

Balai Desa Sibung Dijadikan Pos Kotis Selama Kegiatan TMMD di Bartim

Barito

Jual Miras, Ibu Rumah Tangga Diciduk Polisi

Barito

Mantap! Polres Bartim Musnahkan Barbuk Miras 

Barito

Demi TMMD, Warga Relakan Kebun Karet Produktif Digusur

Barito

Bappeda Barsel Wakili Regional Kalimantan

Barito

Polres Barsel dan Kodim Kembali Kompak Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Barito

Petani Barut Bakal Terima 35 Ribu Bibit Kakao
error: Content is protected !!