Home / Pulang Pisau

Minggu, 23 Februari 2020 - 17:36 WIB

Bejat, Guru Honorer Gagahi Siswi SMP di Sekolah

Pelaku saat diamankan di Mapolres Pulpisa Minggu (23/2/2020).

Pelaku saat diamankan di Mapolres Pulpisa Minggu (23/2/2020).

PULANG PISAU, KaltengEkspres.com – Perbuatan MA (26) seorang guru honorer di salah satu sekolah SMP di Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau sungguh bejat. Pelaku tega merenggut keperawanan muridnya sendiri, sebut saja Bunga yang masih berusia dibawah umur. Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku saat semua pelajar dan guru sudah pulang, di ruang siswa sekolah setempat, Jumat (21/2/2020) lalu.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono mengatakan, perbuatan asusila ini berawal saat korban dan teman sekolag prianya sedang duduk di sebuah tempat di lingkungan sekolah. Melihat korban beduaan dengan teman sekolah prianya, pelaku kemudian memanggil keduanya dengan pengeras suara agar masuk ke ruangan siswa.

Baca Juga :  Tragis, Bocah Terseret Arus Sungai Ditemukan Tak Bernyawa

“Saat dipanggil ini keduanya masuk ke ruangan dan pelaku langsung menyakan kepada keduanya terkait tuduhan bahwa keduanya telah pacaran,” kata Kapolres kepada awak media, saat press release di Mapolres Pulpis, Minggu (23/2).

Usai menanyai keduanya, korban kemudian disuruh pergi menunggu ke ruang UKS. Sementara, pelajar laki-laki disuruh bertahan di ruang kesiswaan bersama pelaku.

Saat itu murid laki-laki masih ditanyai atau diintrogasi oleh pelaku. Setelah selesai, pelaku kemudian menyuruhnya pulang. Sedangkan korban disuruh masuk ke dalam ruangan.

“Saat di dalam ruangan berduaan ini lah muncul hasrat pelaku untuk memperkosa korban. Ini ditambah dengan kondisi sekolah yang sudah sepi karena pelajar dan guru lainnya sudah pulang. Akhirnya, pelaku memaksa korban untuk bersetubuh sembari memaksa melepas celana korban,”ungkap Kapolres.

Baca Juga :  ASN Harus Jadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan

Ketika dipaksa pelaku, lanjut Kapolres, korban tak berdaya, sehingga terpaksa menyerahkan keperawanannya direngut paksa oleh guru bejat tersebut. Usai kejadian korban yang tak terima melapor ke orang tuanya. Tak terima ulah pelaku orang tua korban langsung melapor ke Mapolres. Sehingga dengan cepat anggota langsung meringkus pelaku.

“Akibat ulahnya ini pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandas Kapolres. (ad/hm)

Share :

Baca Juga

Pulang Pisau

Awas! Tambah Libur, ASN Disanksi Tegas

Pulang Pisau

Wabup Sampaikan Pidato Pengantar APBD Perubahan 2020

Pulang Pisau

Kuatkan Ekonomi melalui Infrastruktur yang Baik

Pulang Pisau

Pemkab Pulpis Batasi Peserta Upacara HUT RI

Pulang Pisau

Gasak Motor Teman, Warga Jambi Diringkus Polisi

Pulang Pisau

Bupati Harapkan Dukungan Masyarakat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Pulang Pisau

Bupati Bakal Lantik Sejumlah Pejabat SOPD Pulpis

Pulang Pisau

Pemkab Pulpis Salurkan 10 Ekor Sapi, Bupati Berkurban Empat Ekor