Sempat Kritis, Nyawa Sopir Ertiga Tak Selamat

Jasad korban saat dievakuasi ke kamar jenazah ditangani tim medis RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Kamis (30/5).

PALANGKARAYA, KaltengEkspres.com –Kecelakaan maut dialami mobil Suzuki Ertiga Nopol KH 1037 AT yang dikemudikan Muhammad Ramadhan (30) membawa tiga orang penumpang Heriyanto, dan Muhammad Faruk serta Heru Purnomo di Jalan RT Milono RT 4,5 Kamis (30/5/2019) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, akhirnya merengut dua korban jiwa.

Ini setelah sopir mobil Muhammad Ramadhan yang sebelumnya sempat kritis dan berusaha diberi pertolongan turut meninggal dunia. Ia dinyatakan meninggal saat dalam perjalanan dievakuasi ke rumah sakit untuk diberi pertolongan.

Kasatlantas Polres Palangka Raya AKP Anang Hardyanto ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa peristiwa laka maut tersebut merenggut dua korban jiwa. Jika sebelumnya korban meninggal hanya Heriyanto, tak lama sopir mobil turut menghembuskan napas terakhir. Warga Jalan Jakatan Pari Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas ini, meninggal dunia saat dalam perjalanan dibawa menuju rumah sakit.

“Jasad korban tersebut saat ini sudah berada di RSUD Dorys Silvanus Palangka Raya,” ungkap Kasatlantas.

Ia menjelaskan, bahwa kecelakaan maut tersebut terjadi diduga kuat karena sopirnya mengantuk. Sehingga membuat mobil oleng dan hilang kendali menabrak batang pohon yang berada di tepi jalan.

“Keempat korban yang berada di dalam mobil tersebut merupakan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Dwie Warna Karya,” ungkapnya.

Saat ini lanjut dia, mobil telah diamankan sementara para korban telah dievakuasi ke RSUD Dorys Silvanus Palangka Raya. (ds/hm)