Home / Kobar

Rabu, 6 Februari 2019 - 14:40 WIB

Meresahkan, Enam Anak Punk Digaruk Satpol PP Kobar

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menciduk 6 orang orang anak punk dari jalanan dalam Kota Pangkalan Bun, Rabu (6/2/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Enam anak punk tersebut, terdiri-dari 5 orang laki-laki dan satunya perempuan.

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Kobar Majerum Purni mengatakan, enam orang tersebut rata-rata sudah berusia dewasa. Tiga diantaranya berasal dari Sampit Kabupaten Kotim, dua dari Pangkalan Bun dan seorang perempuan berasal dari Provinsi Jambi.

“Keenamnya ini diamankan anggota Satpol PP setelah mendapat laporan dari masyarakat yang resah akibat keberadaan mereka, kemudian laporan dari staf Dinas Pariwisata (Dispar) Kobar yang menyebut para kawanan remaja punk ini sering mangkal dan tidur di kawasan Monumen Palagan Sambi Bundaran Pancasila,”kata Majerum kepada awak media Rabu (6/2/2019).

Menindaklanjuti laporan masyarakat ini lanjut dia, ia memerintahkan anggota Satpol PP Kobar untuk mendatangi lokasi Monumen Palagan Sambi tersebut dan menciduk satu persatu kemudian mengangkutnya ke Kantor Satpol PP Kobar.

Baca Juga :  Geger, Warga Temukan Mayat Tergeletak Tepi Jalan Trans Kalimantan

“Mereka ini mengaku baru seminggu berada di Kabupaten Kobar setelah sebelumnya berkelana di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka ini juga kerap menyambangi rumah makan untuk mengamen sehingga pengunjung merasa tertangggu,” paparnya.

Baca Juga :  Dipicu Ledakan Kompor, Rumah dan Gudang Tahu Terbakar

Pada kesempatan itu, Majerum berharap kepada dinas terkait yakni Dinas Sosial (Dinsos) Kobar agar tidak hanya melakukan pendataan terhadap anak punk tersebut, melainkan juga memulangkan ke daerah asalnya. Sehingga para anak punk ini tidak lagi berkeliaran di dalam Kota Pangkalan Bun.

Sementara itu seusai diamankan, rencananya para remaja punk tersebut diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kobar terkait masalah pendataan identitasnya. Setelah itu bakal dipulangkan ke daerah asalnya. (aro)

Share :

Baca Juga

Kobar

Diterpa Angin Kencang, Pohon Berusia 200 Tahun Tumbang di Kecamatan Kolam

Kobar

Dewan Sarankan Larangan Bakar Lahan Perhatikan Kearifan Budaya Lokal

Kobar

Penyiram Anak Tiri dengan Air Panas Diciduk Polisi 

Kobar

Karhutla di Kobar Semakin Meluas, Giliran Kawasan Tatas Berkobar

Kobar

Ruko di Komplek Pandawa Nyaris Berkobar

Kobar

Bejat, Anak Dibawah Umur Dicekoki Miras, Saat Tak Berdaya Disetubuhi

Kobar

PLN Sebut Penjualan Tutup KWH Modus Oknum, Warga Disilakan Melapor

Kobar

Bus Logos Terguling, Dua Orang Tewas