Home / Kobar

Minggu, 10 Juni 2018 - 20:22 WIB

Aksi Pencurian Emas Terekam CCTV Hebohkan Warga Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Warganet Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dihebohkan dengan video dugaan aksi pencurian gelang emas yang terekam CCTV di Toko Mulia Pasar Lama Kelurahan Raja Kecamatan Arut Selatan Minggu (10/6). 

Dari video yang disebarkan salah satu akun di media sosial (medsos) Facebook tersebut, terlihat jelas modus pelaku melakukan aksinya dengan cara berpura-pura melihat emas yang dipegang temannya. Setelah itu emas tersebut diambil dan langsung dibawa kabur tanpa sepengetahuan penjualnya. 

“Pintar na ngambil posisi ibu2 tersebut, yag pasti jelas barang dr kami keluar dan terakhir d pegang ibu tersebut dan tak kembali,”tulis akun FB Lovefull Haq saat membagikan video aksi pencurian tersebut di Group FB Jual Beli Berniaga Pangkalan Bun. 

Terpisah Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo ketika dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan dari korban pemilik toko emas tersebut. 

“Kita kurang tahu kejadiannya. Karena sampai saat ini belum ada laporan pengaduan dari korban ke Polres Kobar,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com Minggu (10/6). (hm)
Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.
Baca Juga :  Waspada! Uang Palsu Mulai Beredar di Seruyan

Share :

Baca Juga

Kobar

Dewan Dorong Dinas PUPR Kobar Kawal Kelanjutan Pembangunan Jembatan Sungai Arut

Kobar

Sortir Surat Suara, KPU Kobar Libatkan 100 Warga Kobar

Kobar

Tabrak Jembatan, Sopir Truk Terpental dari Kabin 

Kobar

Pengendara Diminta Berhati-hati Melintasi Jalan Ahmad Yani

Kobar

Peringati Hari Raya Nyepi, Ini Pesan Bupati..!!

Kobar

Kapolres Kobar Ingatkan Anggotanya Selalu Ramah Melayani Masyarakat

Kobar

Diikuti Peserta Penuh Semangat, Bupati Apresiasi Event Fun Bike Kubu Beach

Kobar

Dijamin Pemkab Kobar, Akhirnya Empat ASN Bebas Dalam Masa Penangguhan