Home / Kotim

Sabtu, 5 Mei 2018 - 16:23 WIB

Usai Membunuh Bos Sawit, Arbani Kubur Sajam di Belakang Rumahnya

SAMPIT, KaltengEkspres.com РPolisi Resort (Polres) Kotim terus mendalami kasus pembunuhan terhadap bos sawit Himawan Bernarda Chandra dan asistennya Sumiati di kebun sawit Blok CO Koperasi Sepakay Jaya Jalan Mentaya Kalang KM 6 Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu. Satu persatu bukti fakta pembunuhan ini mulai terkuak. 
Hal ini seiring dengan ditunjukannya barang bukti (barbuk) senjata tajam (sajam) jenis pisau yang digunakan tersangka Arbani alias Aar (27) untuk menghabisi nyawa kedua korban Sabtu (5/5) . Barbuk sajam ini ternyata dikubur tersangka tepat disemak belakang rumahnya.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kabag Ops AKP Boni Ariefianto mengatakan, setelah berada di Kotim, tersangka langsung dibawa ke rumahnya untuk menunjukan barbuk yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. 

“Setelah berada di rumahnya, istri korban sempat sok dan jatuh pingsan melihat suaminya ditangkap polisi,”ungkap Boni kepada Kalteng Ekspres.com Sabtu (5/5).

Setelah diminta menunjukan barbuk lanjut dia, tersangka kemudian memberitahu anggota agar ke semak belakang rumahnya kemudian menggali tanah tempatnya menyembunyikan barbuk sajam yang digunakan untuk membunuh kedua korban.

“Ketika dilakukan penggalian ternyata memang benar ada ditenukan barbuk sajam tersebut. Setelah menemukan barbuk ini kita segera menangkap pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini,”ujar Boni. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Geger…Korsleting Listrik, Pasar PPM Sampit Nyaris Membara

Kotim

Miris! Dipicu Cemburu Berlebihan, Penyebab Warga SP-3 Parenggean Gantung Diri

Kotim

Kapolres Kotim Diberi Gelar Kehormatan Dayak

Kotim

Suami Bacok Istri Hingga Tewas Bersimbah Darah

Kotim

Salut, Satgas TMMD Juga Jadi Guru Ngaji Anak-anak Desa

Kotim

Dua Perwira Polres Kotim Bergeser

Kotim

Pembangunan Jembatan Desa Tangkarobah Disorot 

Kotim

Diduga Banyak Fiktif, Pemkab Diminta Tak Perlu Datangkan Ternak Dari Luar Daerah
error: Content is protected !!