Home / Kobar

Rabu, 9 Mei 2018 - 12:54 WIB

Berkedok Anak Punk, Tujuh Komplotan Pelaku Pencurian Dibekuk Polisi

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kobar berhasil membongkar kedok tujuh komplotan pelaku pencurian yang tergabung dalam perkumpulan anak punk Geng Belakang Gereja Imanuel (Belgia) yang kerap beraksi di rumah kosong, bangunan ruko dan sekolahan. 
Ketujuh pelaku tersebut bernama Muhammad Irdan, Feri, Andre Syahputra, Zeky, Ahmad Veri Setiawan, Muhammad Aini dan satu orang penadah bernama Muthibin. Ketujuhnya dibekuk di sebuah rumah yang terletak di belakang Gereja Imanuel Jalan Singamaruta Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Selasa (8/5/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain Sirait melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, ketujuh komplotan ini ditangkap berawal dari laporan masyarakat yang menjadi korban kehilangan peralatan sepeda motor, elektronik dan sepeda. Menindaklanjuti laporan ini, anggota tim buru sergap (buser) Polres Kobar langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku.

Baca Juga :  Bakar Satu Hektar Lahan, Seorang Petani di Kapuas Diamankan Polisi
“Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui salah seorang pelaku tinggal di belakang Gereja Imanuel. Saat itu juga anggota meringkusnya, setelah dikembangkan, ternyata terungkap jika kawanan pelaku lainnya juga tinggal lokasi setempat. Sehingga lansung ditangkap satu persatu,”ungkap Tri Wibowo kepada sejumlah awak media Rabu (9/5).

Dijelaskan Tri Wibowo, tujuh komplotan ini merupakan satu jaringan yang tergabung dalam geng Belgia. Modus yang mereka gunakan dengan cara menjadi anak punk, kemudian berkeliaran mencari sasaran ditempat kosong dan sepi untuk melakukan aksi pencurian. Tercatat saat ini ada tiga TKP yang menjadi tempat pencurian para pelaku, yakni Toko Kudus Jaya Motor, Rumah di Jalan Barunai, dan SMPN-1 Pangkalan Bun. 

“Jadi kedok mereka saja sebagai anak punk. Padahal sebenarnya beraksi mengincar rumah kosong dan ruko serta sekolah yang ditinggal penghuninya untuk dibobol dan dicuri barang didalamnya,”papar Tri Wibowo.

Akibat perbuatannya ini keenam pelaku di jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan satu pelaku penadah dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadah ancaman hukuman 4 tahun penjara. “Kasus ini masih kami kembangkan karena masih ada satu pelaku yang melarikandiri dan menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polres Kobar,”tandasnya. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Terdeteksi 15 Titik Api, Kobar Mulai Darurat Karhutla

Kobar

Aksi Pencurian Ponsel Milik Karyawan SPBU Terekam CCTV 

Kobar

Dishub Peringati Jukir Liar Jangan Resahkan Masyarakat

Kobar

Ngamuk Bawa Parang di Masjid, Pemuda Kumai Dibekuk Polisi

Kobar

Kebut Interkoneksi, PLN Pangkalan Bun Berharap Dukungan Masyarakat

Kobar

Lepas Ban, Truk Bermuatan Beras Terbalik

Kobar

Edar Sabu, Warga Kumai Hulu Ini Diringkus Polisi

Kobar

Dijamin Pemkab Kobar, Akhirnya Empat ASN Bebas Dalam Masa Penangguhan
error: Content is protected !!