Home / Pulang Pisau

Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:44 WIB

Warga Jabiren Ditemukan Tewas Mengenaskan Saat Mencari Buah Durian

PULANG PISAU, KaltengEkspres.com –  Warga  RT 4 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang  tewas dalam kondisi mengenaskan dibawah pohon durian, Sabtu (24/2/2018). Korban yang diketahui bernama Marko (26) ini tewas dengan kondisi usus perut terburai. Kuat dugaan korban ini tewas dibunuh.

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, korban ini awalnya Jumat (23/2/2018) berangkat untuk mencari buah durian di kebunnya di Jabiren Seberang. Namun sampai seharian korban tidak pulang ke kerumah. Sehingga dilakukan pencarian pada Sabtu (24/2/2018). 

Baca Juga :  Miris!! Wanita Pasungan di Kumai Ini Belum Ditangani Pemkab Kobar

Saat dilakukan pencarian korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.00 Wib tergeletak mengenaskan dibawah pohon durian dengan menderita luka bacok sampai usui perut terburai. Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak Polres Pulpis. Saat ini kasus masih diselidiki anggota Polres Pulpis setempat. 

Baca Juga :  Diserbu Pemudik, Empat Jadwal Keberangkatan Tiket Pelni Habis Terjual

Kapolres Pulpis AKBP Dedy Sumarsono ketika dikonfirmasi Sabtu (24/2/2018) membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini kata dia, anggotanya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersebut. (jo)

Share :

Baca Juga

Pulang Pisau

Pemuda Ditemukan Tewas Overdosis

Pulang Pisau

Pelaku Curanmor Asal Kapuas Diringkus Polisi

Pulang Pisau

Masyarakat Disosialisasi Protokol Kesehatan dan Larangan Karhutla

Pulang Pisau

Mentan Sebut Lahan Food Estate Jadi Percontohan Pertanian Modern

Pulang Pisau

Mantap…Kapolres Pimpin Latsah Menembak

Pulang Pisau

Pembunuh Kakak Beradik Didor Polisi

Metro Palangka Raya

Kurang dari 24 Jam, Penganiaya Warga Sei Habungen Diringkus Polisi

Pulang Pisau

Korsleting Listrik, Lima Rumah Warga Goha Berkobar
error: Content is protected !!