Home / Kotim

Jumat, 16 Februari 2018 - 22:03 WIB

Tuntut Realisasi Plasma, Puluhan Warga Pondok Damar Demo dan Portal Ruas Jalan PT Mustika

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Puluhan warga Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara berunjuk rasa dan memortal ruas jalan di areal perkebunan kelapa sawit milik PT.Mustika Sembuluh atau Wilmar Group Jumat (16/2/2018).
Aksi unjuk rasa ini di lakukan warga setempat  untuk menuntut hak 20 persen plasma dan Coorporate Social Responsibility (CSR), sesuai kesepakatan yang telah disetujui antara warga dengan pihak perusahaan pada tahun 2008 dan 2012 lalu. Lantaran sampai saat ini perusahaan belum juga merealisasikannya.

Kapolsek Sungai Sampit Ipda Fandi  saat di konfirmasi membenarkan,  adanya aksi unjuk rasa tersebut. Menurut dia, aksi unjuk rasa tersebut berjalan damai yang tujuannya hanya  mengingatkan perusahaan pada kesepakatan awal. Yakni kesepakatan antara warga dan PT.Mustika Sembuluh pada 2008 dan 2012 lalu untuk memberikan 20 persen plasma dan CSR kepada warga sekitar.

“Mereka hanya menuntut hak plasma dan CSR. Karena sampai sekarang belum terealisasi. Situasi unjuk rasa berjalan damai. Setelah kita lakukan mediasi dan berikan imbauan, mereka beranjak pulang
portalpun dibuka,”ungkapnya.

Dijelaskannya, pada saat berlangsungnya kegiatan unjuk rasa ditemui kesepakatan untuk membentuk tim gabungan antara warga dan perusahaan. Supaya berjaga di sekitar portal dan patroli bersama.

“Senin depan kembali akan diadakan mediasi lanjutan antara warga dan managemen perusahaan,”papar Fandi.(MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Sehari, Dua Pengedar Sabu Diciduk Polisi

Kotim

Terjun ke Kolam PKS, Karyawan PT.WNL Tewas Tenggelam

Kotim

Minibus vs Truk CPO Adu Kuat, Pengendara Minibus Asal Luwuk Ranggan Tewas

Kotim

Laka Tunggal, Sopir Truk CPO Ditemukan Tewas Sendirian

Kotim

Evaluasi Secara Menyeluruh Demi Perbaikan TMMD yang Akan Datang

Kotim

Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Sampit Mulai Naik

Kotim

Tenggelam Dua Hari, Amat Ditemukan Tewas Mengapung

Kotim

Duh!! Warganet Kotim Dihebohkan Poto Video Mesum