Tragis! Giliran Warga Kota Besi Hilir Nekat Akhiri hidup Dengan Gantung Diri

SAMPIT, KaltengEkspres.com Dua  hari terakhir ini di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di gegerkan dengan aksi nekat korban gantung diri. Jika sehari sebelumnya yakni Jumat (23/2/2018) warga Desa Sumber Makmur Kecamatan Parenggean digegerkan dengan aksi nekat M Rizki Ismail (20), yang mengakhiri hidup dengan gantung diri. Kini giliran Hendra (30) warga RT 3 Kelurahan Kota Besi Hilir Kecamatan Kota Besi yang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama.

Korban ini ditemukan warga dengan posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon warna biru di dalam kamar mandi dapur rumahnya, Sabtu (24/2/2018) pagi, sekitar pukul 08.00 Wib. Diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis ini, karena masalah keluarga.

Kapolsek Kota Besi Iptu Afif Hasan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pagi hari. Setelah menerima laporan tersebut ia bersama anggota langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya korban untuk melakukan olah TKP. Saat berada di lokasi, kondisi korban sudah dievakuasi masyarakat dari posisi tergantung.

Setelah itu lanjut dia,  korban masih bernapas sehingga dibawa ke dalam mobil Honda Brio warna putih, untuk dilarikan ke puskesmas. Namun akhirnya gagal ke Puskesmas dan terpaksa dilarikan ke RSUD Murjani Sampit.

“Saat anggota kita ikut menuju ke Sampit  dan menunggu di UGD RSUD Murjani dengan menunggu beberapa lama. Ternyata korban dilarikan lagi ke Puskesmas Bamang II oleh keluarganya,”ungkapnya.

Mengetahui ini, anggota kemudian menuju ke Puskesmas Baamang II dan sampai dilokasi, jenazah korban sudah dibawa ambulan kembali ke Kota Besi karena telah meninggal dunia dalam perjalanan.

“Saat ini korban sudah berada dirumah orang tuanya untuk prosesi pemakaman,”papar Afif.

Dijelaskannya, hasil penyelidikan awal korban nekat melakukan perbuatan gantung diri kemungkinan ada permasalahan dalam rumah tangganya.  Karena sebelum korban menggantungkan diri sempat foto selfi dan dikirim ke istrinya.

 “Ketika diperiksa ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan.
Setelah prosesi pemakaman selesai akan kami lakukan kembali pemeriksaan terhadap para saksi-saksi dan keluarga korban,”tandasnya. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here