Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 8 Februari 2018 - 14:22 WIB

Diduga Stres Berat Penyebab Dwi Nekat Akhir Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ibu kandung dan ayah tiri Dwi Henki Prasetyo (21) terpukul dengan peristiwa kepergian anaknya dengan cara tak wajar. Yakni mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Lantaran baru 10 hari berada di Palangka Raya, Dwi harus pergi untuk selamanya.
Ayah tiri korban, Siswanto mengatakan, pada Rabu (7/2/2018), Dwi pergi dari rumah tanpa memberitahu tujuannya kepada orangtuanya ini. Namun, hingga malam Dwi tidak pulang pulang dan dicari tetapi tidak ketemu.

Baca Juga :  Dewan Dorong Pengawasan Peredaran Miras Ditingkatkan




“Rabu kemarin pergi meninggalkan rumah tanpa tahu tujuan. Sampai malam tidak pulang kita cari tidak ketemu. Baru tadi kita dapat info ia ditemukan meninggal dunia. Jadi kita kaget,”beber Siswanto, Kamis (8/2/2018).

Keluarga Dwi menduga ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut lantaran stress berat. Pasalnya, sejak tiba dari Jawa 10 hari lalu, ia sudah menunjukan gelagat tidak pada semestinya.

“Korban datang dari Jepara Jawa Tengah sekitar 10 hari yang lalu. Namun, sejak tiba di Palangka Raya gelagat Dwi tidak semestinya. Dan tali yang digunakan gantung diri berasal dari rumah sendiri,”ungkap Siswanto. (AZM)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota

Dewan Apresiasi Konsistensi Masyarakat Dalam Melakukan Penyemprotan Disinfektan

Metro Palangka Raya

Ditabrak Pengendara Motor, Pejalan Kaki Tewas Mengenaskan

Metro Palangka Raya

Pondok Pesantren di Palangka Raya Diamuk Jago Merah

Metro Palangka Raya

Toko Sembako Dibobol Pencuri Saat Ditinggal Pemiliknya ke Apotek

Metro Palangka Raya

15 Pengunjung Hotel Terjaring Giat Razia Polisi

Metro Palangka Raya

Oleng, Dua Mobil Terlibat Tabrakan di Jalan Tjilik Riwut

DPRD Kota

Dewan Dorong Pemerataan Guru di Kota Palangka Raya

Metro Palangka Raya

Dua Rumah dan Tiga Barak di Komplek Mendawai Terbakar