Home / Katingan

Minggu, 21 Januari 2018 - 21:08 WIB

Tragis, Nelayan Sebangau Tewas Disambar Buaya

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Nasib malang menimpa warga RT 2 Desa Sebangau Jaya Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan bernama Aman (30). Korban tewas disambar buaya muara, pada Sabtu (20/1/2018) pagi ketika hendak memasang alat perangkap jaring udang di Sungai Sebangau Besar Kabupaten Pulang Pisau.
Ironisnya, saat ditemukan kondisi korban saat itu masih berada dimulut buaya. Bahkan ketika dilepas buaya, organ tubuh korban sudah tidak utuh. Yakni dalam kondisi perut sobek, tangan kanan putus dan hilang serta kaki remuk.

Baca Juga :  Sempat Melawan, Pelaku Pencurian Sarang Walet Didor Polisi

Salah seorang saksi mata yang juga teman korban Yani menceritakan, kejadian berawal ketika ia bersama korban dan Ari masuk kedalam sungai bermaksud hendak memasang alat perangkap udang sekitar pukul 04.30 Wib. Ketika sudah masuk ke dalam sungai, ia bersama Ari kaget melihat korban sudah tidak ada di dasar sungai. Setelah dilakukan pencarian bersama warga, ternyata korban telah dimakan buaya. 

“Saat itu posisi mayat korban masih dimulut buaya. Setelah kami buru dengan kayu, akhirnya buaya mengeluarkan mayat korban dan meninggalkannya. Setelah itu mayat baru dievakuasi,”ungkapnya saat dikutip dari laporan kepolisian Minggu (21/1/2018).

Seusai ditemukan lanjut dia, mayat korban kemudian dibawa ke rumah dukanya di Desa Sebangau Jaya Kecamatan Katingan Kuala untuk selanjutnya dimakamkan. (EJK)

Share :

Baca Juga

Katingan

11 Desember, PHBK Katingan Bakal Gelar Parade Natal 2017

Katingan

Satlantas Polres Katingan Bantu Pengendara Melintas Luapan di Jalan  

Katingan

Edar Sabu, Pemuda Hampalit Diringkus Polisi

Katingan

IRT di Katingan Ditemukan Tewas Mengenaskan

Katingan

Sejumlah Anggota DPRD Katingan Jalani Swab PCR

Katingan

Bupati Katingan Lantik Petugas Panwascam

Katingan

Jelang Pilkada, Situasi Politik di Katingan Masih Kondusif

Katingan

Cuaca Ektrim Melanda Katingan, Atap Rumah Warga dan Kantor Bupati Rusak