Pemkab Naikkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kotim

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Kondisi banjir yang melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Kotim semakin parah. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim menaikkan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat. Hal itu terungkap saat digelarnya rapat terpadu penanggulangan bencana yang digelar di lantai 2 Setda Kotim, Senin (22/1).

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Yusuf dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan tindakan dalam menyikapi kondisi rawan yang melanda puluhan desa di daerah ini. Rapat tersebut dihadiri oleh SOPD terkait seperti Inspektorat, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan unsur pimpinan DPRD Kotim. 

“Peningkatan status juga dikarenakan kondisi curah hujan yang semakin tinggi hingga puncaknya pada Februari mendatang,”ungkap Yusuf.

Status tersebut lanjut dia, juga diberlakukan hingga 7 Februari 2018 mendatang. Dengan ditingkatkannya status tersebut maka menjadi acuan untuk melakukan tindakan bantuan kepada warga yang terkena dampak bencana.

“Indikatornya adalah curah hujan yang semakin tinggi hingga bulan depan, dan juga adanya laporan minta bantuan dari kecamatan setempat,”ujarnya.

Dijelaskannya, dinaikannya status semua SOPD terkait ini, memiliki landasan untuk menyalurkan bantuan, minimal berupa sembako untuk memenuhi kebutuhan korban bencana.

Sementara itu Kasi Kesiagaan Bencana pada BPBD Kotim Sutoyo mengungkapkan, salah satu kendala terbesar yang dihadapi pihaknya dalam menyalurkan bantuan adalah sulitnya komunikasi di daerah pedalaman.

“Terkadang kiriman pesan melalui wa saja dari camat yang bersangkutan bisa berhari-hari baru sampai, lagipula ada desa yang hanya bisa ditembus dengan jalur sungai, itupun biayanya hingga mencapai Rp 2 juta untuk menuju ke sana,”katanya. (FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here