Home / Kotim

Rabu, 3 Januari 2018 - 14:21 WIB

Mengancam Usaha Kecil, Dewan Sorot Maraknya Pembangunan Alfamart di Kotim

SAMPIT,KaltengEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Kotim menyoroti maraknya pembangunan Alfamart di Kabupaten Kotim. Pasalnya, pendirian mini market ini dinilai tidak beraturan, dan dibatasi. Sehingga mengancam mematikan usaha para pedagang sembako baik di kios maupun warung di Kota Sampit Kabupaten Kotim.
Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPRD Komisi II Kabupaten Kotim H Deden. Menurut dia, pihaknya sangat menyayangkan atas berdirinya Alfamart di Kotim yang tidak diatur dan dibatasi. Karena jika dibiarkan seperti itu, nasib toko kelontong dan warung-warung kecil bisa terancam gulung tikar.

“Ini catatan buat Pemerintah Daerah (Pemda) Kotim, agar dapat memperhatikan hal ini. Jangan hanya melihat maraknya pendirian minimarket tersebut. Tanpa memperhatikan nasib para pedagang kecil kita. Karena kalau tidak dibatasi kasian toko kelontong dan warung-warung kecil, usaha mereka bisa gulung tikar,”ujar Deden kepada Kalteng Ekspres.com Rabu (3/1/2018) diruang kerjanya.

Menurut dia, ancaman ini serius karena konsumen belakangan terakhir mulai memilih berbelanja di minimarket dengan alasan harganya lebih murah, dan stok barang selalu baru serta suasananya nyaman.

Ketua Fraksi Partai Demokrat ini juga mengungkapkan, jika usaha minimarket tidak dibatasi jumlahnya, usaha dagang rakyat yang masih dikelola secara tradisional bakalan terancam bangkrut. Padahal, warung dan toko-toko kecil adalah sumber penghasilan utama masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Maraknya minimarket di Kotim ini kalau tidak disikapi untuk dibatasi, secara tidak langsung akan membunuh perekonomian rakyat kecil sedikit demi sedikit. Untuk itu kita mendorong Pemkab Kotim harus membuat Raperda yang mengatur pendirian usaha waralaba khususnya minimarket. Sehingga tidak mudah memberikan izin operasi usaha minimarket. Karena dampaknya hanya menguntungkan para pemodal asing yang besar, sementara usaha pribumi semakin telantar,”paparnya.

H Deden juga berharap agar kebijakan memberikan keluasan izin bagi Alfamart untuk mendirikan bangunan dikaji ulang. Itu bisa ditindak lanjuti oleh para pembuat kebijakan agar masyarakat yang menggantungkan nasibnya dibalik etalase toko kecil tidak kian suram ke depannya. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Prasasti TMMD ke-109 Hampir Selesai

Kotim

Dua Maling Sepeda Motor Nyaris Diamuk Massa Warga

Kotim

Ditabrak Lari, Dua Remaja Kotim Tewas, Satu Kritis

Kotim

Diskop Kotim Dinilai Cekal Ketua Terpilih KSJ 

Kotim

Satgas TMMD Berikan Penyuluhan Warga Desa Babirah dan Bapinang Hilir 

Kotim

Maling Toko Ponsel Terekam CCTV di Ketapang Dibekuk Polisi

Kotim

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Polsek Ketapang Bagikan Sembako

Kotim

Tutup TMMD, Danrem 102/Pjg Luncurkan Kendaraan Si Komos
error: Content is protected !!