Home / Kotim

Senin, 18 Desember 2017 - 11:57 WIB

Diserang Buaya, Warga Basirih Hilir Menderita Tujuh Luka Gigitan

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Nasib naas menimpa Rusmini (22), warga Kelurahan Basirih Hilir, Samuda Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Wanita berwajah cantik itu nyaris kehilangan nyawanya akibat diterkam buaya di bagian kaki kanannya. Kendati lolos dari maut korban mengalami tujuh mata luka bekas gigitan di betis kanannya dan harus mendapat perawatan medis.

Paman korban saat menunjukan lokasi tempat korban Rusmini diserang buaya ganas.

Dijumpai media ini di kediamannya di kelurahan Basirih Hilir, Senin (18/12) Rusmini juga dikunjungi oleh pihak Danramil setempat dan juga pihak keluarganya. Kendati masih trauma dengan kejadian yang dialaminya pada Minggu malam (17/12), Rusmini masih bisa tertawa saat menceritakan peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Pembeli 1 Ons Sabu Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara
Kejadian bermula ketika Rusmini mencuci pakaian di samping rumah yang berada di tepian sungai Mentaya pukul 18.45 Wib. “Saat saya sedang mencelupkan cucian ke sungai, waktu itu air sedang pasang naik hingga ketinggian mencapai pelataran samping rumah tiba-tiba dari arah samping moncong seekor buaya menerkam kaki saya, dari arah kolong rumah” kata Rusmini.

Kendati terkejut dengan gigitan buaya pada kaki kanannya Rusmini masih sempat mendorong kepala buaya dengan tangannya hingga gigitan itu terlepas.

Upaya berani nya tersebut berhasil melepaskan gigitan buaya, dan ia mengaku langsung meloncat ke dalam rumah. Diperkirakan buaya tersebut cukup besar sekitar 3-4 meter. “Yang saya lihat hanya bagian kepalanya karena bagian badan buaya berada di dalam air dan di sebelah kolong rumah,” tutur korban.

Keberuntungan berada di pihaknya karena kepala buaya tersangkut kolong rumah saat hendak menerkam. “Mungkin fatal akibatnya jika buaya menyerang dari arah sungai,” kata Kumai, paman korban yang turut mendampingi Rusmini.

Rusmini sendiri mengaku trauma dengan kejadian itu. Ia mengaku tak ingin lagi berada di dekat sungai jika air sedang pasang. “Saya tidak ingin ini terjadi kepada yang lain,” katanya. (FR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Pergeseran Material Bangunan Program TMMD Penuh Tantangan

Kotim

Danrem Serahkan Buah Tangan Warga Sebelum Tinggalkan Lokasi TMMD

Kotim

Dua Budak Sabu Kotim Diringkus Polisi

Kotim

Parah…Syahdan Ternyata Residivis Asal Banjarmasin, Sudah Setahun Beraksi Memasok Zenith di Kotim

Kotim

Diduga Tercemar Limbah, Ikan di Sungai Sebabi Mati Mengapung

Kotim

Waduh! Lepas Kendali, Dua Truk di Sampit Seruduk Pembatas Jalan

Kotim

Rehab Jembatan di Daerah Terisolir Memiliki Tingkat Kesulitan Tinggi

Kotim

Warga Ingin TMMD Terus Hadir di tengah Mereka
error: Content is protected !!