Pelaku Pembunuh Mayat di Dalam Terpal di Bekuk di Baamang

SAMPIT,Kaltengekspres.com – Usai sudah pelarian Syahroni (37). Pelaku pembunuhan terhadap mayat yang ditemukan di dalam terpal tanpa identitas di Desa Busui Kecamatan Batu Sopang, Kalimantan Timur (Kaltim) 17 Oktober 2017 lalu ini, dibekuk tim gabungan Resmob Polda Kaltim dan Buser Polres Kotim Senin (30/10/2017).

Tersangka dibekuk di tempat persembunyiannya yang berada di Jalan Jaya Wijaya 8 Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, sekitar pukul 10.00 Wib.

Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Samsul Bahri mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan tim gabungan Resmob setelah beberapa hari melakukan penyisiran. Awalnya anggota disebar untuk mencari keberadaan pelaku yang sudah diketahui identitasnya ini.

“Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Resmob Kaltim menghubungi anggota kita di Kotim untuk melakukan penyisiran di lapangan. Setelah mengetahui keberadaan tersangka, akhirnya kami berhasil menangkapnya,” ungkap Samsul, Jumat (3/11/2017) siang.

Syahroni tidak sendiri, ia diamankan bersama istri dan anaknya di barak yang dijadikan tempat persembunyiannya tersebut. Namun yang ditetapkan tersangka hanya Syahroni saja, istri dan anaknya masih dalam proses penyelidikan Resmob Kaltim.

“Iya, sudah diamankan Resmob Kaltim dan Sampit 4 hari yang lalu. Sekarang tersangka sudah dibawa ke Kaltim soalnya TKP nya di Kaltim sana,”papar Syamsul Bahri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kejadian pembunuhan ini terungkap pada Selasa (17/10/2017) lalu. Berawal saat warga Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas sekitar pukul 11.00 Wita. Mayat laki-laki tersebut ditemukan seorang warga bernama Adul dalam kondisi tangan terikat dan dibungkus dengan terpal berwarna hijau di pinggiran Sungai Pelian, Jalan Hoiling, Kalimantan Timur.

Curiga melihat terpal yang terikat tali tergeletak di pinggir sungai, Adul melaporkan hal itu kepada Ketua RT, Rudi (59). Namun karena kedua saksi tidak berani membuka terpal tersebut, mereka melaporkannya kepada pihak berwajib.

Setelah menerima laporan itu, anggota babinsa dan Polsek Batu Sopang segera turun ke lapangan dan melakukan pemeriksaan. Dari dalam terpal yang mencurigakan tersebut, ditemukan sesosok mayat dalam kondisi sudah membengkak. Sontak penemuan itu menggegerkan warga sekitar. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here