Home / Kotim

Selasa, 19 September 2017 - 18:37 WIB

Peredaran Zenit Tinggi, Ketua DPRD Dorong Pelaku Pengedar Dihukum Berat

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krisli prihatin dengan maraknya peredaran pil Carnopen atau yang lebih dikenal pil Zenit. Sebab menurutnya peredaran Zenit di Kotim kian tak terkendali sampai mereambah ke plosok-plosok daerah di Kotim.
“Kita prihatin juga ya dengan obat ini, Kotim sekarang menjadi peredaran obat Zenit tertinggi se Kalimatan tengah ini, peredarannya pun tidak hanya di kota tapi sudah merambah pelosok desa, sawiatan dan kecamatan paling utara Kotim seperi Bukit Santuai dan Antang Kalang pun obat ini banyak beredar,” jelas politisi PDIP tersebut, Selasa (19/9/2017).

Kemudian Jhon pun menyayangkan bahwa peraturan pemerintah yakni Undang-Undang (UU) yang mengatur Zenit ini belum ada dan hanya sebatas peraturan Mentri Kesehatan RI yang menyatakn tentang jenis obat semacam Zinet bukan termasuk narkotika. Dan obat semacam Zinet  hanya diatur terkait tidak dibolehkan penyalah gunaannya saja.

Baca Juga :  Minibus vs Truk CPO Adu Kuat, Pengendara Minibus Asal Luwuk Ranggan Tewas
“Kalu diedarkan melalui apotik resmi tidak ada kesalahan. Akan tetapi sekarang ini banyak yang tidak berizin atau bisa dikatakan ilegal,” tuturnya.

Jhon juga menyayangkan sanksi pada pasal yang mengatur penyalah gunaan obat tersebut tidak terbilang berat bahkan menimbulkan efek jera kepada pelakunya.

“Hukumannya pun tidak berat, saya lihat cuman kurungan 6 bulan saja, Karena hukuman yang lemah itulah yang mengakibatkan ¬†tidak ada efek jeranya, kemungkinan setelah keluar dia kembali lagi mengedar Zinet,”Ujarnya

Ketua DPRD 2 priode ini mengharapkan dengan adanya peraturan perundang-undangan yang masih dalam tahap pembahasan di DPR RI pusat, Sanksi buat penyalah gunaan obat dapat lebih berat lagi sehingga dapat memberikan efek jera terhadap pengedar obat ilegal semacam Zinet.

“UU terkait peredaran penyalah gunaan obat ini masih di bahas di DPR RI pusat. Dengan harapan UU tersebut nantinya terbit dan dapat memberikan efek jera kepada pengedar dan penjual obat ilegal semacam Zinet,” tutupnya.(MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tiga Komplotan Curanmor Dibekuk Polisi

Kotim

Cegah Truk Besar Menerobos Dalam Kota, Dishub Pasang Tiang Gawang Pembatas

Kotim

Tiga Belas Korban KM Bunga Hati II Dievakuasi ke Sampit

Kotim

Tujuh Bandar Sabu Digulung Polisi, Satu Diantaranya Wanita

Kotim

Budak Sabu Baamang Tengah Diciduk Polisi

Kotim

Bupati Kotim Lepas Peserta Kemah Jurnalis se-Kalteng

Kotim

Sejumlah THM Disosialisasi Bahaya Narkoba

Kotim

Polisi Lumpuhkan Pelaku Pembunuhan Warga Penyahuan
error: Content is protected !!