Home / Kobar

Jumat, 29 September 2017 - 13:59 WIB

Geger Penemuan Mayat Doni Mengapung di Sungai Arut

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Warga Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Jumat (29/9/2017), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di Sungai Arut di daerah setempat. Mayat tersebut ditemukan warga mengapung di sungai tepat berada dibawah jembatan dalam posisi tertelungkup menggunakan baju warna merah.

Mayat saat masih mengapung di sungai arut

Setelah dicek warga, mayat yang mengapung ini identitas bernama Doni Setiawan. Ia warga Desa Pandu Senjaya Kecamatan Pangkalan Lada, yang sehari sebelumnya hilang tenggelam di sungai arut, saat perahu yang ditumpangi remaja berusia 16 tahun ini terbalik.

Sumber yang dihimpun di lapangan menyebutkan, penemuan mayat ini diketahui sehabis salat Jumat sekitar pukul 13.00 Wib, Berawal saat salah seorang warga setempat melihat ada sesosok mayat yang mengapung dibawah jembatan dengan baju merah yang masih melekat dibadan.

Baca Juga :  Polres Seruyan OTT Empat ASN dan Honorer Bappeda
Penemuan ini langsung di beritahukan kewarga lainnya. Sehingga saat itu juga warga geger kemudian melaporkan penemuan ini ke anggota kepolisian dan TNI yang bertugas tidak jauh dari desa setempat. Setelah itu warga bersama petugas kepolisian dan TNI, BPBD Kobar dan Basarnas bersama-sama melakukan evakuasi mayat tersebut kedarat.

Kapolres Kobar AKBP Pria Premos melalui Kasatpolair Ipda Sumarsono ketika dikonfirmasi Kalteng Ekspres.com Jumat (29/9), membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurut dia, mayat tersebut identitasnya diketahui bernama Doni Setiawan yang sebelumnya hilang tenggelam di sungai arut. Akibat terjadi peristiwa terbaliknya perahu yang ditumpanginya. Sementara saat itu remaja ini tidak bisa berenang sehingga tenggelam dan hilang kemudian telah dilakukan pencairan oleh warga. Namun belum ditemukan.

“Akhirnya hari ini ditemukan, dan saat ini mayat itu telah dievakuasi, dan dibawa ke rumah dukanya di Desa Pandu Senjaya,”ungkap Kasatpolair.

Terpisah Kasi Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Fahrul saat dikonfirmasi Jumat (29/9), juga mengakui, adanya penemuan tersebut. Menurut dia, korban tersebut pertama kali ditemukan warga mengapung dibawah jembatan sungai arut di Desa Runtu. Posisinya dalam keadaan tertelungkup menggunakan baju merah. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

PLN Sebut Penyebab Pemadaman Karena Terjadi Kerusakan Jaringan Tak Terduga

Kobar

Gudang Toko Baju Serba 35 Ribu Terbakar 

Hukum Kriminal

Astaga!! Diusia Uzurnya, Kakek Ini Masih Jualan Togel

Kobar

Sopir Biadab Setubuhi Anak Tiri Berusia 5 Tahun

Kobar

Bakar Lahan, Petani dan Karyawan Perusahaan Ditangkap Polisi

Kobar

Kobar Siaga Darurat Covid-19, UN dan US Dibatalkan

Kobar

Polsek Pangkalan Banteng Tangkap Penjual 15 Botol Miras

Kobar

Geger, Ular Phyton Panjang 4 Mater Masuk Kampus Untama
error: Content is protected !!