Home / Kobar

Selasa, 26 September 2017 - 11:07 WIB

Berkas Perkara Dilimpahkan, Penahanan Empat ASN Dipindahkan ke Kejari Kobar

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Berkas perkara kasus penggelapan dan penyerobotan lahan percontohan balai benih pertanian di Jalan Padat Karya Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel), yang menetapkan empat tersangka, yakni Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kobar Akhmad Yadi, dan Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Rosihan Pribadi, serta dua ASN lainnya Lukmansyah dan Mila, dilimpahkan Polda Kalteng ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kobar, Selasa (26/9/2017) pagi sekitar pukul 09.00 Wib.

Ruang tempat diamannya empat ASN di Kejari Kobar dijaga ketat tiga anggota Polda Kalteng.

Seiringnya di limpahnya berkas perkara ini, maka empat ASN yang ditetapkan tersangka ini telah dipindahkan kewenangan penahanannya dari Polda Kalteng ke Kejari Kobar.

Baca Juga :  Terhimpit Ekonomi, Buruh Bangunan Nekat Mencuri Burung di Pemukiman Padat Penduduk
“Berkas perkara dilimpahkan kesini karena P21, dan perkaranya terjadi disini, serta saksi-saksinya juga disini,”ujar Kepala Kejari Kobar Bambang Dwi Murcolono Selasa (26/9/2017) pagi.

Bambang menjelaskan, keempat ASN ini dijerat dua pasal. Yakni pasal 385 KUHP ayat 1 tentang penyerobotan dan 372 KUHP tentang penggelapan. Barbuk yang diserahkan berupa dokumen.

“Semua tersangka ini dijerat dua pasal itu. Dengan ancaman hukumannya 4 tahun penjara. Setelah kita terima, perkara ini kita proses dulu, tadi ada Bupati Kobar mengajukan surat penanguhan penahanan. Dengan alasan untuk stabilitas pembangunan, tapi masih kita proses, kita pelajar secepatnya,”papar Bambang Selasa (26/9/2017).

Sementara itu Bupati Kobar Hj Nurhidayah, yang datang menjenguk empat ASN saat dipindahkan ke Kejari Kobar, mengatakan, menyambut baik atas dipindahnya penahanan terhadap empat ASN tersebut. Sebagai pimpinan dirinya menjenguk empat ASN tersebut untuk memberikan suport.

“Kondisi mereka sehat dan baik. Penuh suka cita mereka kembali ke Pangkalan Bun. Hari ini kita juga mengajukan surat penangguhan penahan ke kejaksaan. Sudah diterima Kejari, selama proses hukum disini, saya menjamin atas penangguhan penahan,”ungkap Bupati disela-sela menjenguk empat ASN Selasa (26/9/2017). (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Tak Jera, Residivis Sabu Kembali Ditangkap PolisiĀ 

Hukum Kriminal

Warga Binaan Lapas Pangkalan Bun Isi Waktu Bercocok Tanam

Kobar

Petugas Damkar Tangkap Dua Ekor Ular Kobra

Kobar

Jalin MoU dengan Dikbud, Kejari Kobar Bidik Kasus Pungli di Sekolah

Kobar

Motivasi Anak SLB, Ketua Dewan Kunjungi SLB Pangkalan Bun

Kobar

Pedagang Sembako di Kobar Nyambi Jual 1 Ons SabuĀ 

Kobar

Dewan Sahkan Empat Ranperda Baru Jadi Perda

Kobar

Korsleting, Gardu Listrik Depan Kantor PU Terbakar
error: Content is protected !!