Home / Barito

Rabu, 20 September 2017 - 08:53 WIB

15 Dokter Program Internsip Ditempatkan di Barut

MUARA TEWEH, Kaltengekspres.com – Sedikitnya 15 dokter program internsip yang berasal dari tiga universitas di Indonesia ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh dan Puskesmas Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.

“Kami menyambut baik penempatan dokter internsip di daerah ini dan diharapkan para dokter yang bertugas dapat bekerja dengan sebaik-baiknya selama satu tahun,” kata Bupati Barito Utara Nadalsyah saat menerima kunjungan dokter program internship di ruang kerjanya di Muara Teweh, Selasa (19/9).

Menurut Nadalsyah,pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk menempatkan beberapa orang dokter di daerah ini yang berasal dari Universitas Udayana Bali, Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta dan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kepada para dokter agar berperilaku saat melaksanakan tugas di wahana baik di RSUD maupun di Puskesmas. Hal itu nantinya akan berpengaruh terhadap penilaian yang diberikan oleh dokter pendamping.

Baca Juga :  PN Buntok Gelar Sidang Praperadilan Kasus Suap Proyek Multiyears

“Para dokter dalam bertugas di wahana RSUD dan Puskesmas agar memberikan pelayanan yang baik masyarakat. Dan juga bisa memberikan citra yang positif kepada para pasien yang akan berobat,” katanya didampingi Sekretaris Daerah Pemkab Barito Utara Jainal Abidin.

Bupati Nadalsyah juga mengatakan, apabila nantinya para dokter ini sudah memiliki Surat Tanda Selesai Internsip, pemerintah Kabupaten Barito Utara siap menerima mereka dengan tangan terbuka untuk bekerja di daerah ini.

“Kami siap menerima para dokter ini untuk bertugas di daerah ini,” kata Nadalsyah.

Program Internsip adalah proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Robansyah melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Siswandoyo menjelaskan, apa sebenarnya dokter intenrsip ini. Dokter internsip ini adalah dia sudah dokter, sudah punya STR internsif dan sudah bisa menolong pasien.

Baca Juga :  Hari Ke 19 TMMD, Anggota Satgas dan Warga Tetap Semangat

“Tapi, untuk pemahirannya diwajibkan lagi mereka ini untuk mengikuti internsip tersebut. Mereka mengikuti pemahiran dokter internsip ini selama satu tahun di Kabupaten Barito Utara,” kata Siswandoyo saat membawa 15 dokter internsip akan menghadap Bupati Barito Utara.

Dia mengatakan, untuk penempatan mereka ini nantinya dibagi menjadi tiga tim. Tiga tim ini nantinya akan bergilir. Dan dua tim sementara akan ditempatkan di RSUD Muara Teweh dan satu tim lagi Puskesmas Muara Teweh. Dalam satu tim mereka dibagi sebanyak lima orang dokter.

“Mereka ini bergiliran selama empat bulan. Dan kalau di RSUD ada dua wahana di RSUD yaitu UGD dan Sall atau Poly. Dua tim ini di RSUD Muara Teweh, dan satu tim di Puskesmas Muara Teweh untuk kesehatan masyarakat selama satu tahun ditempatkan di Barito Utara,” ujar Siswandoyo.(Deni)

Share :

Baca Juga

Barito

Warga Bartim Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Barito

Dua Minggu Diintai, Dua Pengedar Sabu di Bartim Dibekuk Polisi

Barito

Giliran Rumah Warga di Jalan Sengaji Muara Teweh Diamuk Jago Merah

Barito

Maju Lagi di DPRD, H Jarliansyah Minta Dukungan Masyarakat

Barito

Tabrak Pagar Jembatan, Kepala Pengendara Motor Jupiter Pecah

Barito

27 Pengendara Terjaring Razia Tim Gabungan

Barito

Masyarakat Desak Kasus Mobdin Mengangkut Kayu Illegal Diusut Tuntas

Barito

Zona Merah, Desa Sibung Terlihat Sunyi di Waktu Malam Hari