Sakariyas Lantik Sekda Definitif Katingan 

Bupati Katingan Sakariyas saat mengambil sumpah janji ketika melantik Sekda Katingan Pransang, Senin (31/5).

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Bupati Katingan Sakariyas mengambil sumpah janji sekaligus melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Katingan, Pransang S.Sos. di Gedung Salawah Kasongan, Senin (31/5/2021).

“Seusai dilantik saya berharap, Sekda Katingan dapat menjalankan tugas pembangunan di Katingan,”ungkap Bupati Katingan seusai melantik.

Selain itu, lanjut Sakariyas, dapat optimal dan profesional dalam menjalankan tugas terutama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Harus amanah menjadi sekda dan dapat dipertangungjawabkan,” ucapnya.

Sementara dalam sambutannya, Sekda Provinsi Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan, proses seleksi selama 3 tahap maksimal 56 tahun saat dilantik, akhirnya dipilih Pransang sebagai Sekda definitif Katingan.

“Tugas Sekda ini membantu Bupati dan Wakil Bupati, melaksanakan kebijakan visi misi dan harus diwujudkan dalam RPJMD dan mengkoordinasikan dengan SOPD.”kata Sekda Kalteng.

Menurutnya, pihak provinsi juga melakukan pemantauan vaksinasi terlebih lansia 50 tahun keatas guna meningkatkan kekebalan imunitas pada lansia.

“Kita berharap semakin rendah kasus covid di Katingan, dan Katingan saat ini masih tinggi di Kalteng.”ujarnya.

Dalam sambutannya Firi menekankan permasalahan karhutla harus di waspadai memasuki musim kemarau. Karena jika terjadi karhutla berpotensi menyebabkan asap dan akan menurunkan imunitas serta kesehatan menurun.

“Saya yakin semua jenjang ada kelompok masyarakat peduli api pengendalian kebakaran hutan dan lahan.” ucapnya.

Sedangkan masalah ekonomi di Kalteng Katingan masih minum 3,12 di Kalteng, untuk Katingan 3, 25 masalah perekonomian, Katingan merupakan lumbung pangan, pengembamgan tanaman pangan dindaerah hilir katingan kalau di hulu Katingan perkebunan dan pertambangan.

“Untuk evaluasi APBD sebesar Rp. 1.3 triliun harapan bagaimana memacu serapan anggaran pada triwulan kedua pada ini mencapai angka 50 persen.”tandasnya. (MI)

Berita Terkait
<