KPU Kalteng: Petugas PPDP Bebas Dari Covid-19

Ketua KPU Kalteng H Harmain Ibrahim sampai menyampaikan paparan terkait kesiapan KPU dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 Provinsi Kalteng kepada Mendagri Tito Karnavian, Minggu (19/7/2020). Foto : dok KPU

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini tengah memasuki tahap pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih. Namun dalam pelaksanaannya, pihak KPU Kalteng mengalami sejumlah kendala

Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrahim, saat memberikan laporan, pada rapat koordinasi kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Tito Karnavian, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Minggu (18/7/20), mengatakan, pada saat melakukan pencoklitan, banyak masyarakat yang ragu, bahkan takut terhadap Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang datang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Masyarakat kerap berasumsi, jika para petugas PPDP tersebut ingin melakukan rapid tes. Padahal, penggunaan APD bagi para petugas PPDP, guna mematuhi aturan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, serta menjamin keselamatan dan keamanan petugas PPDP serta masyarakat.

“Dan sekali lagi kami tekankan, bahwa pada masa pandemi yang melanda Kalteng, pelaksaan coklit tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan, baik dari petugas maupun pemilih. Makanya petugas kita dibekali APD yang lengkap, dan mereka semuanya sudah di rapid tes dan hasilnya non reaktif,” kata Harmain.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, demi menjaga keselamatan dan keamanan petugas PPDP dan masyarakat, pihaknya telah menerapkan sejumlah persyaratan yang ketat sebelum merekrut petugas PPDP. Sehingga pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, tidak menjadi pemicu munculnya penyebaran covid-19 yang baru.

“Paling tidak mereka juga di beberapa daerah itu sudah mendapatkan surat bebas dari influenza. Jadi yakin saja, masyarakat jangan ragu, petugas kita yang datang pasti dalam keadaan sehat dan bebas dari Covid-19,” ucapnya. (Ra)

Berita Terkait