

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Karena itu, generasi muda di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diajak untuk mengambil peran aktif dalam gerakan pengelolaan sampah melalui kegiatan Pekan Sampah Nasional yang akan berlangsung pada 9-14 November 2026.
Ajakan tersebut disampaikan anggota DPRD Barsel dari Fraksi PDI Perjuangan, Hermanes, SE, saat menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya kalangan anak muda, dalam menyukseskan kegiatan tersebut, Senin (2/11/2026).
Menurut Hermanes, persoalan sampah bukan sekadar masalah kebersihan, tetapi juga menyangkut kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Mari mulai dari langkah sederhana, seperti memilah sampah, mengolahnya agar bernilai guna, serta menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Selaku Ketua Pelaksana Pekan Sampah Nasional DPC PDI Perjuangan Barsel, Hermanes mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun gerakan peduli lingkungan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Ia mengungkapkan, puncak kegiatan pada 14 November 2026 mendatang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan target memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
“Pada 14 November nanti, kita bersama-sama seluruh Indonesia akan berupaya memecahkan Rekor MURI melalui kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan sampah ini,” ungkapnya.
Hermanes menegaskan, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar persoalan sampah dapat ditangani mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
Ia juga mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelopor perubahan dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan.
“Anak muda harus menjadi pelopor perubahan. Jangan hanya melihat sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi bagaimana sampah bisa dipilah, dikelola, bahkan memiliki nilai ekonomi,” tegasnya.
Melalui kegiatan Pekan Sampah Nasional ini, ia berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengurangi sampah, terutama sampah rumah tangga, serta mulai menerapkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Hermanes pun mengajak pelajar, komunitas pemuda, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat di Barsel untuk ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Bersama, kita jaga bumi hari ini untuk masa depan nanti. Kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara konsisten,” pungkasnya. (rif)