



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengingatkan agar kalangan dunia usaha terlibat aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Hal ini diutarakannya saat membuka resmi Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kalteng yang dirangkai dengan Peringatan HUT ke-58 KADIN, di Aula Jayang Tingang (AJT) Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (24/9/2026).
Edy mengatakan, Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga diperlukan dukungan seluruh elemen dunia usaha, termasuk Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Untuk membangun perekonomian daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha. Di sinilah KADIN memegang peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang menaungi para pelaku usaha, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga korporasi besar,” ujar Edy.
Edy mengatakan, pembangunan perekonomian daerah sejalan dengan Asta Cita Presiden serta visi dan misi pembangunan Kalimantan Tengah. Pertumbuhan ekonomi, kata dia, tidak semata-mata diukur berdasarkan angka statistik, tetapi harus mampu dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di wilayah pedalaman maupun perkotaan.
“Perekonomian daerah yang bergerak maju harus mampu menyerap tenaga kerja lokal, mengurangi angka pengangguran, menekan angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada akhirnya, hal ini diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya,” jelas Edy.
Melalui Rapimprov yang bertepatan dengan momentum HUT ke-58 KADIN, Edy berharap KADIN Kalteng dapat merumuskan program kerja strategis yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah. KADIN juga diharapkan menjadi kekuatan penting dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Kalimantan Tengah.
Salah satu tantangan yang menjadi perhatian saat ini adalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Edy menyampaikan, Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Pusat, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan berbagai unsur lainnya terus melakukan upaya penanganan Karhutla beserta dampaknya.
“Namun kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan seluruh elemen, termasuk KADIN dan masyarakat. Mari kita rapatkan barisan, perkuat gotong royong dan kepedulian untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi dampak Karhutla di Kalimantan Tengah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KADIN Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka menyampaikan bahwa Rapimprov yang dirangkaikan dengan HUT ke-58 KADIN menjadi momentum untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan dan perekonomian daerah.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Rapimprov KADIN yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Sementara itu, KADIN Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan secara daring dari daerah masing-masing, salah satunya dengan mempertimbangkan kondisi Karhutla dan bencana asap yang terjadi di sejumlah wilayah. (Ro)