



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran menyebutkan sinergi antara petugas Satgas dan masyarakat menjadi modal penting dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu petugas menjaga lingkungan, khususnya kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga,
Maryani mengatakan, pengendalian karhutla tidak cukup hanya mengandalkan petugas di lapangan. Pencegahan harus dilakukan bersama dengan meningkatkan kepedulian masyarakat.
“Sinergi petugas dan masyarakat menjadi modal penting dalam mengendalikan karhutla,” ujar Maryani, Rabu (19/8).
Maryani menjelaskan, kawasan permukiman perlu mendapat perhatian karena kebakaran yang terjadi di sekitar wilayah tersebut dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama ketika kondisi cuaca kering dan lahan lebih mudah terbakar.
Maryani mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar serta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Selain itu, informasi mengenai titik api atau asap yang ditemukan masyarakat diharapkan dapat segera disampaikan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Menurutnya, respons cepat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas dan mendekati kawasan permukiman.
Ia juga mengapresiasi kesiapan petugas yang terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap potensi karhutla di berbagai wilayah.
Maryani berharap koordinasi antara pemerintah, petugas, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat selama kondisi kemarau.
“Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menjaga kawasan permukiman dan lingkungan masyarakat agar tetap aman dari ancaman karhutla,” tandasnya. (gel)