Potensi Komoditas Lokal Buka Peluang Industri Kalteng

Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Agie

PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Untuk menilai daerah memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri yang berbasis pada komoditas lokal.

Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Agie menyebutkan, beragam hasil produksi daerah dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui pengolahan yang dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.

“Pengembangan industri berbasis komoditas lokal ini bisa menjadi salah satu langkah untuk memperkuat perekonomian sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,”ucap Agie kepada awak media, Selasa (18/8).

Agie menuturkan, potensi komoditas lokal yang dimiliki Kalteng perlu terus dikembangkan agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Selama ini sebagian hasil komoditas masih memiliki peluang untuk dikembangkan melalui proses pengolahan sebelum dipasarkan kepada konsumen,”imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa adanya industri pengolahan di daerah, hasil produksi masyarakat diharapkan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Agar mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu terlibat dalam proses pengolahan dan pengembangan produk lokal,”ujarnya.

Penggunaan teknologi dan inovasi lanjut dia, dapat membantu pelaku usaha menghasilkan produk yang lebih berkualitas serta memiliki daya saing di pasar.

Selain itu, akses pemasaran menjadi bagian yang tidak kalah penting agar produk berbasis komoditas lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Agar pemerintah dan berbagai pihak terkait dapat memberikan dukungan melalui pembinaan, pendampingan, serta kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan industri lokal,”ungkapnya.

Penguatan industri berbasis komoditas juga dinilai dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kalteng.

Agie optimistis pengelolaan komoditas secara lebih terarah dapat menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau komoditas lokal dapat diolah dengan baik dan didukung pemasaran yang kuat, tentu nilai tambahnya akan semakin besar dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,”pungkasnya. (gel)

Berita Terkait
<