Pemkab Gumas Maksimalkan Kinerja Dua Alat Berat di Tiga Zona

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas), melalui dinas pekerjaan Umum setempat, terus berupaya mengoptimalkan kinerja alat berat dalam menangani jalan di tiga zona wilayah setempat.

“Penggunaan dua alat berat itu untuk memelihara jalan tanah agar tetap fungsional, yakni tetap bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan empat,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas Bambang Jaya, Sabtu (27/6/2026).

Di tahun anggaran 2026, lanjut dia, pihaknya telah melakukan pengadaan satu set alat berat yaitu ekskavator, motor grader dan vibrator roller untuk menambah satu set alat berat pengadaan 2025.

Saat ini, dua set alat berat tersebut dioperasikan di tiga zona di Kabupaten Gumas. Satu set alat berat menangani zona I dan zona II, serta satu set lainnya difokuskan di zona III.

Di zona I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang, zona II mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, Manuhing Raya. Sedangkan zona III mencakup Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa dan Damang Batu.

“Satu set alat berat yang menangani zona I dan II mencakup 13 ruas jalan prioritas dengan panjang penanganan 117 kilometer. Sedangkan satu set yang menangani zona II mencakup 12 ruas jalan prioritas sepanjang 128 kilometer,” jelasnya.

Dia mengatakan, idealnya pemeliharaan jalan tanah dilakukan setiap dua hingga tiga bulan pada di tiap ruas jalan. Namun dengan dua set alat berat yang dimiliki, pemeliharaan hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu tahun.

“Pelaksanaan di lapangan juga terkadang menemui berbagai dinamika yang menjadi tantangan, seperti cuaca di musim hujan, lokasi yang sering tergenang banjir sehingga memerlukan waktu untuk perbaikan, hingga petugas yang sakit,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, kenaikan harga bahan bakar (BBM) yang tidak terduga turut mewarnai tantangan operasional, di mana perubahan harga di tengah tahun berjalan membuat perencanaan kebutuhan BBM, yang telah disusun pada akhir 2025 menjadi tidak sesuai.

“Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk mengoptimalkan kinerja alat berat yang ada, guna memastikan jalan di tiga zona wilayah setempat tetap dapat dilalui masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menyampaikan, pengadaan alat berat merupakan upaya dari pemerintah daerah dalam melayani masyarakat, meskipun di tengah menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Pengadaan alat berat merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur,” pungkasnya. (ra)

Berita Terkait