Dewan Soroti Perlambatan Laju Pertumbuhan Penduduk 2025

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyoroti adanya perlambatan pertumbuhan penduduk pada tahun 2025. Hal tersebut disampaikan sebagai bagian dari rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kobar tahun 2025 dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (13/4/2026).

Anggota DPRD Kobar, Muhammad Syamsuri, menegaskan bahwa validasi serta akurasi data kependudukan menjadi hal mendasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, tren perlambatan pertumbuhan penduduk dalam beberapa tahun terakhir perlu dicermati secara serius oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah penduduk Kobar pada 2025 tercatat sebanyak 297.240 jiwa. Angka ini hanya bertambah sekitar 3.000 jiwa dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 294.602 jiwa. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan penduduk tercatat lebih tinggi, yakni sekitar 9.000 jiwa per tahun.

Jika dibandingkan dengan periode 2022 hingga 2023, di mana jumlah penduduk masing-masing tercatat 276.197 jiwa dan 285.584 jiwa, maka pertumbuhan pada 2025 dinilai mengalami perlambatan yang cukup signifikan. Kondisi ini, menurut DPRD, perlu dianalisis lebih mendalam untuk mengetahui faktor penyebabnya.

DPRD Kobar mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dinamika kependudukan, termasuk faktor kelahiran, kematian, serta mobilitas penduduk. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat dan efektif.

Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya penguatan validasi dan integrasi data kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Badan Pusat Statistik (BPS).

“Di sisi lain, optimalisasi pembangunan ekonomi, peningkatan investasi, serta perbaikan layanan kesehatan terutama bagi ibu dan anak kami nilai penting untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk sekaligus menekan potensi migrasi keluar daerah,” pungkasnya. (di)

Berita Terkait