



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Seorang tukang cukur di Kota Palangka Raya bernama Muhammad Andi berhasil mencatatkan Rekor MURI, dengan aksi mencukur rambut warga terlama dalam waktu 12 jam di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (11/1).
Layanan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari ini, berhasil mencatatkan sebanyak 377 orang yang dicukur. Sehingga membuat ia dinyatakan resmi tercatat di rekor MURI sebagai aksi cukur rambut nonstop terlama, sekaligus yang pertama dan belum pernah dilakukan sebelumnya, baik di Indonesia maupun di dunia.
Muhammad Andi mengatakan, pencapaian ini jauh melampaui soal statistik.
“Ini tidak hanya tentang seberapa banyak yang dicukur, tetapi tentang keberanian membuktikan mimpi,” ujarnya.
Di balik keberhasilan itu, puluhan siswa SMAN 5 Kota Palangka Raya bekerja senyap namun konsisten. Mereka menjadi relawan cukur, bergantian menjaga ritme, memastikan tak ada jeda, dan melayani setiap peserta dengan penuh semangat.
Dukungan masyarakat pun terus mengalir—ada yang ikut dicukur, ada yang menyemangati, ada pula yang sekadar datang untuk menjadi saksi.
Lebih dari sekadar mencetak rekor, kegiatan ini menjadi ruang belajar dan panggung bagi barber-barber muda untuk menunjukkan kemampuan. Ini juga menjadi cara sederhana namun kuat untuk membawa nama Palangka Raya melampaui batas daerah. (Ro)