



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam kebakaran (BPBPK) Kalteng mencatat terdeteksi ada sekitar 23.583 hotspot sejak awal tahun hingga 28 September 2023.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Darlog BPBPK Kalteng, Alpius Patanan. Menurutnya, dari jumlah 23.583 hotspot dilaporkan ada sebanyak 2.959 kejadian dan luasan yang ditangani sekitar 8.375,03 hektar.
Sedangkan luasan berdasarkan analisis citra oleh kementerian LHK sampai dengan Agustus 2023 lanjut dia, terpantau seluas 18.058,22 hektar.
“Hotspot terbanyak ada di tiga kabupaten yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Kapuas. Sedangkan kejadian terbanyak dilaporkan yaitu Kota Palangka raya, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Pulang Pisau,”ujarnya Jumat (29/9). (asro)