Bupati Gunung Mas Kukuhkan 55 Anggota Paskibraka

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong ketika bersalaman dengan puluhan anggota paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026, di GPU Damang Batu, Sabtu (15/8/2026) malam. (Foto :sa)

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengukuhkan anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Mereka akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 tahun 2026.

“Ada 55 anggota paskibraka yang telah dikukuhkan. Mereka adalah putra-putri terbaik dari Kabupaten Gumas, yang dipercaya akan mengibarkan bendera pusaka merah putih,” kata Jaya, Sabtu (15/8/2026) malam.

Ia mengatakan, seluruh anggota paskibraka sudah menjalani rangkaian pendidikan maupun pelatihan (pusdiklat) dengan sistem karantina yakni Desa Bahagia. Mereka menjalaninya dengan penuh integritas, loyalitas dan pengabdian yang tinggi terutama untuk Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Kami juga menaruh harapan pada pundak mereka, yang nantinya akan menjadi pemimpin masa depan, khususnya di Kabupaten Gumas,” terangnya.

Jaya berharap kepada seluruh anggota paskibraka Kabupaten Gumas yang berasal dari berbagai SMA/SMK sederajat itu dapat selalu menjaga kesehatan, sehingga pada saatnya nanti mampu melaksanakan tugas dengan baik.

Terpisah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangol) Kabupaten Gumas Jhonson Ahmad menyampaikan, 55 anggota paskibraka terdiri dari 30 orang putra dan 20 putri. Mereka telah menjalani pusdiklat selama belasan hari.

“Pusdiklat itu untuk persiapkan fisik, mental, disiplin serta kemampuan teknis baris-berbaris yang prima, demi mengemban tugas dalam mengibarkan serta maupun menurunkan bendera merah putih,” jelasnya.

Ia menuturkan, pusdiklat melibatkan empat orang tim pelatih dari unsur TNI dan Polri, serta dua orang tim medis dan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun.

Kemudian, juga ada delapan orang pamong serta pendamping khusus purna paskibraka Indonesia dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, ditambah 12 personel tim sekretariat dari Badan Kesbangpol Kabupaten Gumas.

“Pusdiklat ini bukan menjadi upaya untuk menempa mental, menanamkan disiplin yang tinggi, memupuk persaudaraan serta pertebal wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,” tuturnya.

Ia menambahkan, sejak melangkah masuk dalam pusdiklat, maka mereka wajib menanggalkan ego pribadi dan tidak ada lagi perbedaan asal sekolah, suku maupun latar belakang keluarga mereka.

“Tugas besar sudah menanti, sebab keberhasilan pengibaran dan penurunan bendera merah putih di upacara peringatan HUT ke-81 RI, akan ditentukan kesungguhan mereka dalam berlatih,” tandasnya. (sa)

Berita Terkait
<