Kotim Jadi Model Proyek ILP dari Kemenkes

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Pj Sekda Kotim, Umar Kaderi saat memberikan sambuatan dan arahan pada kegiatan Sosialisasi Penguatan ILP di Hotel Aquarius Boutique Sampit, Rabu (11/2/2026).

Sampit, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat kesempatan menjadi model proyek atau percontohan Program Integrasi Layanan Primer (ILP) dari Kementerian Kesehatan.

Usai Sosialisasi Penguatan ILP yang dilaksanakan di Hotel Aquaris Buotique Sampit, Rabu (11/2/2026), Kepala Dinas Kesehatan yang sekaligus menjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi kepada awak media menyampaikan tahun ini Kotim mendapatkan dukungan dari dana hibah global fund, berdasarkan surat Kadinkes No. 84 tahun 2026.

Dalam implementasi ILP ini, di Kotim sudah ditunjuk puskesmas sebagai pilot project, yaitu satu Puskesmas yaitu Puskesmas Ketapang II, serta dua Puskesmas Pembantu (Pustu), Pustu Bangkuang Makmur dan Pustu Telaga Baru serta 10 Posyandu.

Dalam ILP akan menata dan  mengkoordinasikan berbagai pelayanan Kesehatan primer yang focus dalam pemenuhan pemenuhan pelayanan Kesehatan berdasarkan siklus hidup perorangan, keluarga, dan Masyarakat.

Umar Kaderi menyebutkan ILP memperkuat transformasi sistem kesehatan nasional dengan focus Utama siklus hidup sebagai pusat integrasi pelayanan melalui pendekatan akses jejaring tingkat desa hingga dusun dengan memperkuat Pemantauan Wilayah Setempat (PWS).

“Diketahui bersama, Kementerian Kesehatan berupaya mewujudkan jalan perubahan melalui transformasi sistem kesehatan Indonesia, dengan  telah mencanangkan enam pilar transformasi kesehatan, dimana salah satu pilar utama yaitu transformasi pelayanan kesehatan primer,” kata Umar.

Umar juga menegaskan,Kotim sebenarnya telah memulai persiapan sejak 2024. Hingga kini, seluruh puskesmas di Kotim telah memiliki SK Penyelenggaraan ILP dan mulai menerapkan sistem ruangan berbasis klaster meskipun struktur organisasi masih terus disesuaikan.

“Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan primer. Saat ini Kotim memiliki 21 Puskesmas dimana tingkat kelurahan/ desa dilaksanakan di Pustu sedangkan tingkat rukun tetangga atau rukun warga dilaksanakan di Posyandu,” tandas Umar. (Cho)

 

Berita Terkait