



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering menyarankan agar pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng membuka layanan jemput bola dalam memaksimalkan laporan penggunaan dana desa (ADD).
Menurutnya, selama ini banyak faktor yang mempengaruhi sering terjadinya keterlambatan dalam penyampaian laporan penggunaan ADD oleh pemerintah desa selain pihak desa menggunakan jasa pihak ketiga untuk membuat laporan tersebut.
“Kondisi geografis, jaringan telekomunikasi, hingga akses yang sulit ditembuh menjadi diantara faktor penghambat penyampaian laporan penggunaan ADD jadi terkendala,”ungkapnya, Minggu (8/1).
Ia menjelaskan, bahwa Kalteng ini merupakan daerah yang sangat luas, sehingga untuk wilayah-wilayah tertentu membutuhkan penanganan khusus, toleransi dan dikresi. Maka dari itu sistem jemput bola dapat menjadi solusi untuk bisa diterapkan oleh pemerintah.
“Karena itu, sudah saatnya pemerintah berinovasi dengan menerapkan sistem jemput bola sehingga laporan tersebut bisa disampaikan tepat waktu,”tandasnya. (asro)