



PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M. Yoseph turut prhatin terkait dengan kasus pernikahan dini yang masih dianggap biasa oleh masyarakat.
Padahal sampai saat ini, Pemerintah terus gencar mensosialisasikan kepada masyarakat akan dampak buruk dari pernikahan dini tersebut guna menekan angka penikahan dini di masyarakat.
“Saya prihatin, penikahan dini masih terjai di masyarakat, bahkan dianggap hal biasa. Padahal banyak dampak buruk dari pernikahan dini tersebut” kata Bupati Selasa (13/11/2021).
Perdie menjelaskan, bahwa penikahan dini tentu tidak disarankan, karena anak di usia dini masih belum mampu memikul tanggung jawab dalam keluarga.
Meski tidak seluruhnya, penikahan dini biasanya perakhir dengan penceraian, dan anak anak yang kurang terawatt dan mendapat perhatian.
“Masih banyak dampak buruk lainnya, terutama pernikahan dini berkolerasi dengan peningkatan kasus stunting di masyarakat yang mau tidak mau harus menjadi perhatian bersama,”ujarnya.
Bahkan, tidak sedikit kasus kasus perceraian terjadi karena pernikahan dini, karena sama sama masih muda, belum berfikir secara dewasa sehingga perceraian yang menjadi pilihan. (id)