Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 8 Oktober 2020 - 11:44 WIB

Tolak Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Kalteng 

Ratusan mahasiswa saat berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalteng Kamis (8/10).

Ratusan mahasiswa saat berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalteng Kamis (8/10).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi (PT) di Kota Palangka Raya menggelar unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law atau Cipta Kerja, di depan gedung DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (8/10/2020) siang.

Koordinator Aksi, Pasha mengatakan, mereka menolak UU Omnibus Law atau Cipta Kerja karena dinilai hanya menguntungkan para investor, dan menyengsarakan para buruh.

Baca Juga :  Diupah Rp. 300 Ribu, IRT Nekat Jadi Kurir Sabu 

“UU Cipta Kerja ini telah menyakiti hati seluruh masyarakat Indonesia. Karena UU itu hanya memperkaya para investor,” kata Pasha, pada saat menyampaikan orasinya.

Lebih lanjut Pasha mengaku kecewa atas tidak hadirnya jajaran DPRD Kalteng, yang dikabarkan tengah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi ke luar daerah.

Baca Juga :  Polsek Pahandut Ringkus Pelaku Penipuan Ranmor

“Harusnya wakil rakyat sebagai perpanjangan tangan kami, tapi kenapa saat ini mereka tidak hadir ditengah-tengah kami,” ucapnya.

Sementara itu, ditengah ratusan masyarakat melaksanakan orasi, jajaran Polda Kalteng berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator atau yang diduga hendak memperkeruh suasana. (Ra)

Share :

Baca Juga

Gunung Mas

Ngeri, Warga Gunung Mas Tewas Ditombak 

Metro Palangka Raya

Tak Miliki SIM, Sepasang Kekasih Nekat Melawan Polisi

Metro Palangka Raya

BNNP Kalteng Bongkar Jaringan Pemasok Sabu dari Madura

DPRD Kota

Cegah Corona, Dewan Ajak Masyarakat Budayakan Pola Hidup Sehat

Metro Palangka Raya

Lagi, Tim ERP Evakuasi Ular yang Masuk Kompleks Rumah Warga

Metro Palangka Raya

Warga Menteng Jadi Korban Penusukan

DPRD Kota

Dewan Kota Dukung Gerakan Anti Hoax

Metro Palangka Raya

Dituduh Curi Helm, Remaja Ini Jadi Korban Pemukulan Salah Sasaran
error: Content is protected !!