Home / DPRD Kobar

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:48 WIB

Warga Kumai Hulu Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang PT PBN

Anggota DPRD Kobar Hj Hatnati.

Anggota DPRD Kobar Hj Hatnati.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Masyarakat yang tinggal di Kelurahan Kumai Hulu dan Desa Sungai Bedaun Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diresahkan dengan keberadaan perusahaan PT Prima Budiarta Nusa (PBN) yang beroperasi di daerah setempat.

Pasalnya, perusahaan ini sudah beraktivitas memasang patok lahan, dan membuat jalan produksi serta pelabuhan tanpa memberitahu pihak desa dan masyarakat setempat. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Kobar Hj Hatnati kepada awak media, Kalteng Ekspres.com Sabtu (15/8/2020).

“Aktivitas perusahaan tersebut dipertanyakan masyarakat karena beroperasi tidak memberitahu warga pemilik lahan atau kebunnya. Sehingga membuat warga yang terkena dampak langsung bereaksi,”ungkapnya.

Baca Juga :  Dewan Sarankan Perpendek Rute Keberangkatan JCH Kobar

Karena itu pihaknya dari Fraksi Gerindra meminta kepada pemerintah daerah serta dinas terkait agar melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk melakukan investigasi di lapangan.

Baca Juga :  Dukung Pemindahan Kantor Kelurahan¬†

“Sehubungan dengan keberadaaan PT PBN ini, sejumlah perwakilan masyarakat banyak yang tidak setuju sehingga menutup akses jalan yang melewati tanah/lahan mereka. Mereka takut lahan mereka akan digarap oleh perusahaan tersebut. Aspirasi ini telah disampaikan warga kepada kami agar ditindaklanjuti oleh Pemkab Kobar,” tandasnya. (wir)

Share :

Baca Juga

DPRD Kobar

Dewan Minta Ternak Sapi Berkeliaran Ditertibkan

DPRD Kobar

Dewan Dorong Peningkatan Jalan Desa

DPRD Kobar

DPRD Minta Pemkab Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

DPRD Kobar

DPRD Kobar Sahkan Dua Raperda

DPRD Kobar

Dewan Minta Pemkab dan Polisi Serius Berantas Narkoba

DPRD Kobar

Dewan Dorong Pemkab Kobar Sinergi dengan Investor

DPRD Kobar

Dewan Pertanyakan Penyebab Honor RT Belum Dibayar

DPRD Kobar

DPRD Kobar Terima Kunjungan Studi Edukasi Anak TK