Home / Daerah

Selasa, 18 Agustus 2020 - 12:26 WIB

Pemprov Kalteng Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Suasana pembagian masker gratis oleh Pemerintah Provinsi Kalteng kepada masyarakat. Foto : Ra

Suasana pembagian masker gratis oleh Pemerintah Provinsi Kalteng kepada masyarakat. Foto : Ra

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), membagikan masker secara gratis kepada masyarakat di seluruh Kalteng, serta mengkampanyekan Gerakan Pakai Masker, Selasa (18/8/2020).

Pada kegiatan tersebut, tiap Dinas/Instansi/Organisasi Pemerintah Provinsi Kalteng, membagikan minimal sebanyak 500 lembar masker.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, H. Sugianto Sabran, melalui Wakil Ketua Harian, dr. Suyuti Syamsul mengatakan, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Gubernur (Pergub) Kalteng Nomor 43 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Selain itu, belum ditemukannya obat serta vaksin virus Covid-19, juga menjadi salah satu alasan pihaknya menggalakkan Gerakan Pakai Masker. Sehingga, persentase penularan di kalangan masyarakat, dapat di cegah.

Baca Juga :  Waspadai Peredaran Narkoba saat Arus Mudik

“Sembari menunggu obat dan vaksinnya ditemukan, salah satu cara untuk mengurangi penularan yang dapat dilakukan, dengan menjaga jarak dan menggunakan masker, kemudian tetap mencuci tangan dan menghindari kerumuman. Karena itu salah satu opsi yang dapat dilakukan saat ini, karena kalau diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Lockdown itu sangat berat dampaknya bagi perekonomian,” kata dr. Suyuti Syamsul.

Lebih lanjut dijelaskan Suyuti, meskipun berdasarkan data angka kesembuhan di Kalteng mengalami peningkatan. Namun pada saat yang sama, jumlah angka kasus positif ikut meningkat. Sehingga, pihaknya tidak hanya fokus pada penyembuhan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun juga pada pencegahan terjadinya penambahan kasus positif.

Baca Juga :  Asyik!! Seruyan Bakal Miliki Stadion Baru dan Taman Kota

“Yang menjadi masalah itu, masih tingginya pertumbuhan angka positif. Rate angka positif kita di pemeriksaan PCR juga masih diatas 10 persen, padahal semestinya kan 5 persen. Itu artinya apa, penularan di masyarakat masih tinggi. Tetapi kalau kita hanya mengandalkan kuratif, kita hanya menyembuhkan orang yang sakit, itu sampai kapan kita sanggup melakukannya. Sumber Daya Manusia (SDM) kita kan terbatas, maka yang harus dilakukan, selain meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian, juga menurunkan angka positif,” pungkasnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

Kapuas

Diamuk Jago Merah, Dua Rumah di Terusan Raya Luluh Lantak

Kotim

Satlantas Kotim Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Katingan

DAD KatinganĀ  Bahas Percepatan Realisasi Program Dayak BahadatĀ 

Kobar

Bupati Ajak Kaum Perempuan Tingkatkan Kompetensi Diri

Kotim

Hantam Pintu Kanan Avanza, Pengendara Motor Terkapar Pingsan

Katingan

FPTI Bakal Ikutsertakan Atlet Panjat Tebing ke Tingkat Provinsi Kalteng

Katingan

Tiga Rumah Warga Desa Telok Hangus Terbakar

Kapuas

Lima Orang Terjaring Razia Tim Gabungan